WOW! Hibah KONI Beltim Tertinggi Se-Babel

oleh -
WOW! Hibah KONI Beltim Tertinggi Se-Babel (3)
FOTO KIRI: Inspektur Beltim Haryoso (kiri) saat menjadi narasumber. FOTO KANAN: Salah seorang peserta Bimtek saat memberikan pertanyaan. Sumber Foto: Fauzi/ Humas KONI Beltim.

MANGGAR, JABEJABE.co – Bupati Belitung Timur Yuslih Ihza menyatakan Pemkab Beltim selalu mendukung penuh kemajuan olahraga di Kabupaten Beltim. Besarnya jumlah alokasi anggaran untuk hibah KONI Beltim menjadi bukti komitmen pemerintah agar prestasi olahraga terus meningkat.

Hal itu diungkapkan Yuslih saat membuka Bimbingan Teknis (bimtek) Manajemen Organisasi Cabang Olahraga KONI Beltim di Hotel Oasis Manggar, Selasa (29/9/2020).

“Salah satu tolak ukur keberhasilan sebuah organisasi olahraga adalah dengan melihat seberapa tinggi prestasi olahraga yang dihasilkan. Untuk itu saya berharap agar ke depan prestasi olahraga Kabupaten Beltim terus meningkat,” kata Yuslih.

Yuslih mengatakan setiap tahun lebih kurang Rp 6 milyar dialokasikan Pemkab Beltim untuk anggaran hibah ke KONI Beltim. Bahkan menurutnya jumlah itu termasuk yang tertinggi dibandingkan daerah lain di Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung.

“Untuk olahraga kita dak pernah kurangi anggaran, berapa yang dibutuhkan kita support. Namun dengan tingginya anggaran harus juga dibarengi dengan prestasi, jangan sampai dak beduit dak maju-maju,” ujar Yuslih.

Yuslih juga memuji perubahan yang dilakukan oleh KONI Beltim. Bahkan Dia menilai masa kepengurusan KONI saat ini selalu mengedepankan transparansi dalam setiap pengelolaan anggaran olahraga.

“Aku rasa secara umum KONI Beltim jadi lebih baik. Namun saya tidak bisa bandingkan dengan yang dulu-dulu soalnya masa kepengurusan KONI sama dengan masa jabatan saya,” ungkap Yuslih.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Beltim Santo mengatakan tujuan digelarnya bimtek manajemen organisasi agar seluruh pengkab cabor dapat meningkatkan kinerjanya. Mengingat selama ini mayoritas cabor belum bisa menjalankan manajemen dengan baik.

“Tahun ini kita mengajarkan ke mereka, ini lho cara mengajukan proposal, ini lho cara mengajukan laporan dan lain sebagainya. Supaya aktivitas mereka ke KONI lebih tinggi,” kata Santo.

Menurutnya sebuah organisasi cabang olahraga yang manajerialnya baik dapat menjalankan fungsi-fungsi manajemen dengan baik seperti perencanaan pengorganisasian penggerakan dan pengawasan. Dengan manajemen organisasi baik akan meningkatkan kinerja organisasi sehingga dapat melahirkan atlet dan pelatih yang berprestasi.

“Intinya Pengkabnya kita perbaiki dulu. Kalau organisasi pengkabnya tidak jalan maka tidak ada atlet juga tidak ada pelatih, atau walaupun ada tapi jalannya asal-asalan,” ujar Santo.

Bimtek Manajemen Organisasi diikuti oleh 54 orang sekretaris dan bendahara dari seluruh Pengkab Cabor yang ada di bawah KONI Beltim. Bimtek berlangsung selama dua hari dan diisi oleh 12 narasumber yang berkompeten. (@2!)

Sumber: Humas KONI Beltim
Editor: sue

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *