Wanita Pemandu Karaoke di Pilang Tanjungpandan Tewas Ditusuk Teman Lelakinya

oleh -
Wanita Pemandu Karaoke di Pilang Tanjungpandan Tewas Ditusuk Teman Lelakinya
Kolase Kiri & Kanan: TKP Pembunuhan. Kolase Tengah: Pelaku pembunuhan. Foto: Istimewa/Polres Belitung.

Reporter: mdx | Editor: sue

BELITUNG, JABEJABE.co – Seorang wanita pemandu karaoke tewas bersimbah darah usai ditusuk seorang pria di Jalan Pilang Desa Dukong Kecamatan Tanjungpandan Kabupaten Belitung, Senin (18/7/2022).

Kejadian tersebut terjadi di salah satu tempat makan, sekaligus tempat hiburan karaoke di Jalan Pilang Desa Dukong, sekitar pukul 00.30 WIB dini hari.

Menurut keterangan dari rekan kerja korban, Nabila (18) mengatakan bahwa korban memiliki hubungan spesial kepada pelaku.

Nabila juga menceritakan sepenggal kronologis kejadian, bahwasannya pada saat kejadian dirinya tidak menyadari bahwa itu merupakan tindak penusukan.

Namun dirinya menyadari itu setelah melihat korban tergeletak di sofa dan Nabila juga melihat ayunan tangan beberapa kali ke perut korban.

Sudah Dua Tahun Sebagai Pemandu Lagu

Berdasarkan informasi yang diterima media ini dari Rini, “Mami” di tempat karaoke tersebut, DA sudah bekerja selama dua tahun sebagai pemandu lagu di tempat karaoke tersebut.

Diceritakan Rini, sebelum kejadian pelaku bersama rekannya masuk ke tempat hiburan malam sekitar pukul 24.00 WIB dini hari, Lalu memesan minuman beralkohol (Minol) sebanyak lima botol.

Usai mengorder Minol, mereka kemudian duduk di salah satu meja. Saat itu menurut Rini pelaku juga meminta ditemani oleh korban. Tak selang beberapa lama, tiba-tiba keributan terjadi antara korban dan pelaku.

Sakit Hati Usai Putus

Usut punya usut, saat diwawancarai media ini, Dahiri mengaku merasa sakit hati kepada korban. Menurutnya dia dan DA sudah setahun pacaran, namun kemudian jalan sendiri-sendiri alias putus.

Dahiri dan DA memang beda tempat kerja, DA di karaoke, sementara Dahiri di tambang timah. Namun kedua usaha ini dimiliki oleh bos yang sama. Seiring waktu, Dahiri yang berulang ke tempat karaoke tersebut pun kemudian memiliki hubungan spesial dengan DA. Saat pacaran, Dahiri mengaku banyak membantu DA, terutama dari segi materi.

Dahiri mengaku seringkali tidak dihargai DA. Ia bercerita bahwa dirinya bahkan sempat dipermalukan di depan rekan-rekan kerjanya beberapa waktu lalu. Saat itu Dahiri ditampar oleh DA di depan rekan kerjanya, namun menurutnya ia hanya tertunduk dan menangis ketika itu.

Baca Juga:  Semangat Muda Masa Pandemi, Pengurus 5 Kecamatan KNPI Kabupaten Belitung Terbentuk

Usai setahun pacaran, ktika keduanya “Jalan sendiri-sendiri” sebagaimana penuturan Dahiri, muncul rasa sakit hati dan kecewanya terhadap DA.

Malam itu sekitar pukul 24.00 WIB, Dahiri datang ke tempat hiburan malam di mana DA bekerja. Cekcok antara keduanya tak terelakkan saat di room karaoke.

Usai cekcok, Dahiri kemudian masuk ke kamar perempuan di karaoke tersebut dan sempat termenung di situ.

Lalu Duda anak tiga ini melihat ada gagang pisau di bawah lemari. Ia pun kemudian mengambil pisau itu kemudian memasukkannya ke sela-sela pinggang serta langsung menuju korban di room karaoke.

“Tidak ada niat ingin menghabisi, aku hanya ingin menakuti korban saja,” kata Dahiri kepada jabejabe.co.

Bagian pertama yang ditusuk Dahiri adalah perut, setelah itu berkali-kali tusuk kemudian dia keluar room dan menuju rumah bibinya di Jalan Kamboja Tanjungpandan.

Bagian Paling Parah Adalah Tulang Ekor

Usai ditusuk, korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr H Marsidi Judono Tanjungpandan untuk dilakukan visum luar. Dari hasil visum, ditemukan sejumlah tusukan di tubuh korban.

“Kita sudah melakukan visum pada pukul 05.00 WIB. Saat dilakukan visum korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” kata Dokter Umum RSUD dr. H Marsidi Judono, dr Riko Sampurna.

Dia menjelaskan, korban meninggal dunia setelah mengalami tusukan di sejumlah bagian. Yakni bagian perut, lengan, punggung, dan yang paling parah di bagian tulang ekor.

Pelaku diduga kuat melakukan penusukan terhadap korban dengan menggunakan pisau berkali-kali.

Sementara itu kini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan pasca terjadinya pembunuhan tersebut.*

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news dari jabejabe.co. Yuk gabung di Grup Telegram Jabejabe.co News Update, caranya klik link Jabejabe.co News Update kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.