Vaksin ke Forkopimda Hanyalah Vitamin? Dandim 0414 Belitung: Saya Percaya Ini Vaksin Asli

by -
Vaksin ke Forkopimda Hanyalah Vitamin, Dandim 0414 Belitung, Saya Percaya Ini Vaksin Asli (1)

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Usai divaksin, Dandim 0414/Belitung Letkol inf Mustofa Akbar merasa sehat dan justru asik belorahraga, Senin (18/1/2020).

Dikatakannya, sejak awal selesainya vaksin masuk ke tubuhnya ia tidak merasakan adanya gejala yang serius.

“Setelah divaksinkan waktu itu dokter mengatakan tunggu dulu 30 menit, mungkin ada gejala-gejala gatal atau sebagainya. Namun setelah 30 menit menunggu, saya biasa-biasa ajalah, tidak ada merasa gejala apa-apa,” sebutnya kepada jabejabe.co di ruang kerjanya, Senin (18/1/2021).

Lalu, kata Dandim, sampai rumah sorenya memang sedikit ngantuk, namun ia langsung beristirahat dengan tidur.

“Besoknya yang saya rasakan fresh-fresh saja, tidak ada lemas, tidak ada pusing dan tidak ada gejala-gejala serius. Malahan saya olahraga main golf pada Minggu kemarin sama Wakil Bupati. Walaupun agak sedikit rasa pegallah karena bekas suntikan. Alhamdulillah sampai sekarang tidak ada gejala serius. Ya hawa nafsu makan memang agak meningkat. Kalau yang lainnya tidak ada,” bebernya.

Untuk itu, sehubungan dengan seluruh Forkopimda sudah divaksin ia berharap masyarakat tidak ragu dan khawatir lagi. Apalagi vaksin ini sudah dinyatakan aman dan halal.

“Apalagi yang harus diragukan. Saya sebagai jajaran Forkopimda sudah lakukan vaksin jadi masyarakat tidak perlu lagi khawatir,” ujar Letkol inf Mustofa Akbar.

Selain itu, kata Dandim, ia juga meminta kepada masyarakat untuk tidak termakan dengan isu-isu maupun berita hoax terkait vaksin ini. Apalagi yang berkaitan dengan isu yang beredar bahwa yang disuntikan kepada Forkopimda tersebut hanyalah vitamin.

“Saya lihat sendiri di bekas botol yang kecil itu , di situ tertulis Sinovac. Dan saya juga tidak sampai kepikiran, ah ini hanya vitamin atau apalah, tapi saya yakin dan percaya aja ini vaksin asli. Dan berharap semoga ini langkah awal berakhirnya pandemi ini,” tukasnya.

Untuk itu, karena tidak ada gejala yang serius usai divaksin kemarin, ia saat ini merasa sangat percaya diri untuk melakukan vaksinasi yang kedua pada dua minggu ke depan.

“Rencana memang dua minggu ke depan kita akan menjalani yang kedua. Dan akan saya lakukan lagi, inikan demi kebaikan bersama. Saya juga punya keluarga, punya anak punya adik, jadi kapan nih mereka dapat juga. Infonya kan digratiskan vaksin ini tinggal nunggu aja pelaksanaannya kapan,” tukasnya.

Reporter: Faizal
Editor: Sue