Usai Cekcok Dahiri Pergi. Lihat Gagang Pisau lalu Balik ke Karaoke dan Bersimbah Darah

oleh -
Usai Cekcok Dahiri Pergi. Lihat Gagang Pisau lalu Balik ke Karaoke dan Bersimbah Darah
DA, korban meninggal dunia akibat penusukan saat berada di ruang instalasi pemulasaran jenazah RSUD dr. H. Marsidi Judono Tanjungpandan. Foto: Istimewa/Polres Belitung.

Reporter: mdx | Editor: sue

BELITUNG, JABEJABE.co – Rahman Dahiri alias Hambali, pria berusia 35 tahun asal Air Saga, Kecamatan Tanjungpandan merupakan pelaku pembunuhan DA (37) wanita asal Garut, Jawa Barat pada Senin (18/7/2022) dini hari, sekitar pukul 24.30 WIB.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, korban pembunuhan tersebut merupakan seorang pemandu lagu pada salah satu tempat karaoke di kawasan Pilang, Desa Dukong, Kecamatan Tanjungpandan.

Atas ulah Dahiri, janda asal Garut tersebut meninggal dunia akibat luka tusukan di bagian perut, lengan, punggung, dan yang paling parah di bagian tulang ekor.

Usut punya usut, saat diwawancarai media Dahiri mengaku merasa sakit hati kepada korban. Menurutnya dia dan DA sudah setahun pacaran, namun kemudian jalan sendiri-sendiri alias putus.

Dahiri dan DA memang beda tempat kerja, DA di karaoke, sementara Dahiri di tambang timah. Namun kedua usaha ini dimiliki oleh bos yang sama. Seiring waktu, Dahiri yang berulang ke tempat karaoke tersebut pun kemudian memiliki hubungan spesial dengan DA. Saat pacaran, Dahiri mengaku banyak membantu DA, terutama dari segi materi.

Dahiri mengaku seringkali tidak dihargai DA. Ia bercerita bahwa dirinya bahkan sempat dipermalukan di depan rekan-rekan kerjanya beberapa waktu lalu. Saat itu Dahiri ditampar oleh DA di depan rekan kerjanya, namun menurutnya ia hanya tertunduk dan menangis ketika itu.

Usai setahun pacaran, ktika keduanya “Jalan sendiri-sendiri” sebagaimana penuturan Dahiri, muncul rasa sakit hati dan kecewanya terhadap DA.

Malam itu sekitar pukul 24.00 WIB, Dahiri datang ke tempat hiburan malam di mana DA bekerja. Cekcok antara keduanya tak terelakkan saat di room karaoke.

Usai cekcok, Dahiri kemudian masuk ke kamar perempuan di karaoke tersebut dan sempat termenung di situ.

Lalu Duda anak tiga ini melihat ada gagang pisau di bawah lemari. Ia pun kemudian mengambil pisau itu kemudian memasukkannya ke sela-sela pinggang serta langsung menuju korban di room karaoke.

“Tidak ada niat ingin menghabisi, aku hanya ingin menakuti korban saja,” kata Dahiri kepada jabejabe.co.

Baca Juga:  Peristiwa Penusukan di Aik Ketekok, Korban Tewas oleh Teman Sendiri

Bagian pertama yang ditusuk Dahiri adalah perut, setelah itu berkali-kali tusuk kemudian dia keluar room dan menuju rumah bibinya di Jalan Kamboja Tanjungpandan.

Pihak Kepolisian Resor Belitung yang mengetahui peristiwa tersebut segera menangkap dan mengamankan pelaku. Saat ini Dahiri sudah diamankan di Mapolres Belitung untuk diproses lebih lanjut.*

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news dari jabejabe.co. Yuk gabung di Grup Telegram Jabejabe.co News Update, caranya klik link Jabejabe.co News Update kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.