Tujuh Hari Berjalan, Pencarian Nelayan Dul Ditutup. Basarnas Babel Tetap Pantau Info Valid Korban

by -
Tujuh Hari Berjalan, Pencarian Nelayan Dul Ditutup. Basarnas Babel Tetap Pantau Info Valid Korban

PANGKALPINANG, JABEJABE.co – Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Pangkalpinang (Basarnas Babel) akhirnya menutup operasi pencarian dan pertolongan terhadap Abdullah (33), warga Kelurahan Parit Padang, Kecamatan Sungai Liat, Kabupaten Bangka.

Hari ini, Sabtu (29/2/2020) merupakan hari ke 7 operasi pencarian dan pertolongan terhadap saudara Abdullah. Dan hari ke 7 merupakan standar operasional dalam melaksanakan operasi SAR.

Selanjutnya tim SAR gabungan dibubarkan dan kembalikan ke satuannya masing-masing.

Namun demikian, Tim SAR Gabungan belum menutup total operasi ini dan akan tetap melakukan pemantauan apabila nanti ada informasi yang valid penemuan jejak korban atau korban sendiri, operasi SAR dapat dibuka kembali.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Abdullah dilaporkan hilang pada tanggal 23 Februari 2020, sekitar pukul 23:15 WIB oleh Basran. Menurut info yang didapatkan, lokasi kejadian 10 nautical mile dari pantai rebo.

Abdullah atau Dul berangkat melaut pada tanggal 23 Februari 2020, yakni sekitar pukul 05.00 WIB dan seharusnya pulang pada pukul 18.00 WIB. Namun, hingga pukul 22.10 WIB, Dul belum kembali juga.

Terkait dengan usaha pencarian terhadap Dul, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Pangkalpinang, Pazzali, S.A.P mengungkapkan terima kasih kepada instansi yang terlibat. Karena dedikasi dan sinergitas antar lembaga, instansi, dan masyarkat sangat baik.

Dalam kesempatan ini, selaku kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang, Fazzli S.A.P meminta maaf apabila dalam operasi SAR Gabungan ini belum membuahkan hasil. (rel)

Editor: jb9