Transit di Belitung, 7 Jamaah Tabliq Asal Pulau Bangka dicek Kesehatan

oleh -
Transit di Belitung, 7 Jamaah Tabliq Asal Pulau Bangka dicek Kesehatan (1)

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Satu unit kapal nelayan diamankan Jajaran Sat Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung dan Polres Belitung, Rabu (6/5/2020). Kapal nelayan tersebut mengangkut 14 orang yang terdiri dari 7 awak kapal dan 7 orang lainnya merupakan jamaah tabliq.

Kasat Polair Polres Belitung, AKP Iman Teguh, mengatakan, adapun kapal yang bernama KM Tindo Pasya II itu berangkat dari Kalimantan menuju Tanjungpandan dan ingin melanjutkan perjalanan menuju Sadai, Bangka Selatan.

“Kita sinergi dengan TNI Angkatan Laut, jadi awal informasi dari Danpos AL yang menginformasikan kepada kami, pagi harinya kita tindaklanjuti ke TKP dengan Sat Polairud Polda Babel dan kita temukan (kapal nelayan) sekitar 7 mil dari pos kami,” kata AKP Iman.

Saat ditemukan, pihaknya tidak langsung mendekati kapal tersebut, hal ini terkait aturan protokoler kesehatan terkait Pandemi Covid-19 ini.

“Kami hanya mengimbau mereka untuk merapat ke Pos Polair Polres Belitung,” sebutnya.

Lalu, kata AKP Iman, pihaknya memperoleh identitas bahwasannya tujuh orang tersebut beralamat di Bangka Selatan dan Bangka Tengah. Sementara untuk awak kapal memang berdomisili di Kabupaten Belitung.

“Saat ini mereka kita cek kesehatannya, apabila negatif kita kembalikan ke asal,” sebutnya.

Sementara itu, kedatangan 14 orang ini pun langsung disambut tim dari KKP Wilker Tanjungpandan, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 beserta para relawan.

Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Pangkalpinang Wilker Tanjungpandan langsung menerapkan SOP kesehatan terhadap ke 14 orang tersebut.

Menurutnya dari hasil pemeriksaan thermal gun, 14 orang awak kapal maupun penumpang yang merupakan jamaah tabliq, suhu tubuhnya tidak ada yang melebihi 36,4 derajat celcius.

“Kami tetap terapkan SOP dan berkoordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belitung. Jadi baik awak kapal maupun penumpang dibawa ke RSUD untuk dilakukan rapid test,” ujar Koordinator Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Pangkalpinang Wilker Tanjungpandan, Jauhari kepada media.

Baca Juga:  Beltim Youth Center Tolak Isolasi Mandiri 14 Hari dan Desak Pemkab Belitung dan Beltim Bangun Fasilitas Isolasi

Reporter: Faizal
Editor: sue

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *