Tipikor Selat Nasik Naik Status, Kejari Cari Satu Alat Bukti Lagi

oleh -
Tipikor Selat Nasik Naik Status, Kejari Cari Satu Alat Bukti Lagi (2)
Kajari Belitung, Ali Nurudin.

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Jajaran Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Belitung telah menaikkan status penyelidikan menjadi penyidikan umum atas kasus tindak pidana korupsi (tipikor) dugaan penyalahgunaan pengelolaan APBDes Selat Nasik tahun anggaran 2019.

Kepada media Kajari Belitung, Ali Nurudin menjelaskan awalnya terdapat isu penyalahgunaan keuangan APBDes di Desa Selat Nasik di luar program pemerintahan desa.

Dugaan sementara total penyelewengan APBDes tahun anggaran 2019 itu sekitar Rp. 300 juta-an.

“Ketika penyelidikan menemukan peristiwa tipikor dinaikan ke proses penyidikan. Lalu, untuk menemukan tersangka, penyidikan umum harus menemukan minimal alat bukti, kalau sudah maka segera ditetapkan tersangka dan dilanjutkan ke penyidikan khusus,” ujar Ali, kepada media, Senin (20/7/2020).

Ditambahkannya, saat ini seluruh aparatur Desa Selat Nasik telah diperiksa sesuai tupoksi masing-masing sebagai saksi.

“Kami sedang menggali apakah di antara mereka punya niat mencuri uang negara. Niatnya bersama-sama menghilangkan atau cuma satu orang, itu yang masih kami dalami,” ungkapnya.

Ali tak menampik jika sebelumnya terdapat upaya pengembalian uang sekitar Rp 60 juta sebelum perkara tersebut diselidiki Kejari Belitung.

Namun pihaknya masih mencari satu alat bukti lagi yang bekerjasama dengan Aparatur Pengawasan Internal Pemerintah (APIP).

Meskipun dokumen pengembalian tersebut akan menjadi satu alat bukti yang menyatakan adanya perbuatan dan oknum yang melakukan.

“Nanti kami akan menetapkan minimal satu orang dulu. Tapi semua akan kami minta pertanggungjawaban sepanjang memenuhi dua alat bukti sah menurut hukum,” tukasnya.

Reporter: Faizal
Editor: sue

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *