Tim Cobra Tangkap Pelaku Kasus Narkoba di Jalan Basuki Rahmat Tanjungpandan

by -
Tim Cobra Tangkap Pelaku Kasus Narkoba di Jalan Basuki Rahmat Tanjungpandan
Tim Cobra Sat Res Narkoba Polres Belitung (Berdiri) saat mengamankan pelaku (duduk) kepemilikan narkotika jenis sabu, baru-baru ini Selasa (31/7/2021). Foto: Ist. Humas Polres Belitung.

Di TKP Pertama, Tim Cobra Temukan 4 Klip Plastik Berisi Sabu

Penulis: mdx | Editor: su3

BELITUNG, JABEJABE.co – Tim Cobra Sat Res Narkoba Polres Belitung berhasil menangkap seorang laki-laki berinisial YJ (42) yang memiliki narkotika jenis sabu di Jalan Basuki Rahmat Kelurahan Pangkallalang, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

Disaksikan dua warga di TKP (Tempat Kejadian Perkara), Tim Cobra menghentikan pelaku saat melintas di Jalan Basuki Rahmat (Sekitar Masjid Hanandjoeddin) pada Sabtu (31 Juli 2021) lalu, sekira pukul 18.45 WIB.

Ketika digeledah, petugas menemukan narkotika jenis sabu yang dibagi dalam 4 (Empat) kantong plastik klip bening.

“Awalnya, saat pelaku dihentikan, anggota hanya menemukan satu kantong klip plastik bening dalam kotak rokok di box depan, kemudian setelah digeledah, kembali ditemukan tiga kantong klip bening yang juga berisi sabu di antara lembaran buku agenda,” ujar Kasat Res Narkoba Polres Belitung AKP Naek Hutahayan, Selasa (3/8/2021).

19 jam berada di TKP pertama di Jalan Basuki Rahmat, Tim Cobra terus mengembangkan informasi.

“Kemudian kita kembangkan interogasi dari tersangka, ternyata tersangka ini akan menerima paket, itu diketahui setelah kita buka pembicaraan dalam WhatsApp-nya,” ungkap Hutahayan.

Yang bersangkutan, lanjut Hutahayan, akan menerima sebuah paket dengan TKP yang sudah ditentukan di Jalan Anwar sekira pukul 23.00 malam itu juga.

Tim Cobra kemudian melakukan pengawalan dalam pengambilan paket tersebut. Setelah dicek di TKP kedua di pinggir Jalan Anwar (Gunung Payung) Kel. Pangkallalang Kec. Tanjungpandan, Kab. Belitung, ternyata pengirim menaruh barang tersebut dalam satu bungkus plastik di bawah pohon.

Dan ternyata benar, ditemukan sebuah paket di dalam bungkusan bekas kacang garuda. Kemudian di dalamnya terdapat paket yang dibungkus dengan isolasi hitam dan dibalut dengan tisu yang diisolasi putih. Setelah dibuka, paket besar itu berisikan butiran kristal diduga sabu.

Dengan demikian, total jumlah sabu yang berhasil diamankan Tim Cobra dari pelaku seberat 45,35 gram.

Pengiriman Sabu Sistem Tempel

Lebih lanjut dijelaskan AKP Hutahayan, pelaku menerima paket sabu di Jalan Anwar dengan sistem tempel.

Adapun modus tempel atau simpan barang setelah bertransaksi melalui ponsel tanpa mengenal satu sama lain sebelumnya.

“Jadi, sementara ini kita hanya menemukan barang yang dikirim dan terima sesuai pesanan dia, tanpa (diketahui) ada orang yang menaruhnya,” jelas Hutahayan, “Kebiasan dari para pelaku (si pengirim) setelah meletakkan barang itu di tempat tertentu, baru memberitahukan kepada penerima.”

Namun demikian, Hutahayan optimis, hal-hal yang berkaitan dengan Narkoba, cepat atau lambat pasti akan terungkap sepanjang para pelaku itu tidak berhenti.

Bahkan, dalam kasus ini, pelaku mengaku baru dalam menggunakan narkotika, meskipun Tim Cobra sudah melakukan pengintaian terhadap pelaku dari beberapa bulan yang lalu.

“Kita, dalam hal ini selaku petugas yang dipercayakan tetap mengikuti informasi itu di masyarakat. Dan diharapkan kepada masyarakat bisa membantu memberikan informasi supaya kita bisa memutus peredaran narkotika,” harapnya.

Pelaku Diancam Pidana Penjara Maksimal 20 Tahun

Setelah dicek menggunakan alat tes kit, semua barang bukti yang berhasil diamankan Tim Cobra tersebut positif narkotika.

Saat ini, pelaku beserta barang bukti narkotika jenis sabu sudah berada di Kantor Sat Res Narkoba Polres Belitung untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Pelaku ditangkap karena diduga memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan I lebih dari 5 (lima) Gram,” terang Hutahayan.

Karena perbuatannya, pelaku diancam Pasal 114 Ayat 2, dan atau Pasal 112 Ayat 2 dengan ancaman pidana penjara maksimal 5 sampai dengan 20 tahun.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *