Tidak dengan Perda, Kasatpol PP Belitung: Kasus Dua Pabrik Arak akan Koordinasi Kepolisian

by -
Tidak dengan Perda, Kasat POL PP Belitung, Kasus Dua Pabrik Arak akan Koordinasi Kepolisian (1)
Kasatpol PP Kabupaten Belitung, Azhar.

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Guna menindaklanjuti pengrebekan dua (2) pabrik arak yang dilakukan Bupati Belitung beserta Satpol PP Kabupaten Belitung tadi sore, Kamis (6/8/2020), besok, yakni Jumat, (7/8/2020) Kasatpol PP Kabupaten Belitung, Azhar mengatakan pihaknya akan bekoordinasi dengan kepolisian untuk menggiring dua pabrik ini ke ranah hukum yang lebih berat.

Dijelaskan Azhar, jika pengrebekan sebelumnya Satpol PP Kabupaten Belitung mendapat banyak protes dari berbagai Ormas lantaran menerapkan Perda. Namun kali ini, pihaknya akan membawa kasus ini kepada pihak kepolisian.

“Mungkin besok pagi atau secepatnya PPNS kami akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Jadi kalau kemarin kawan-kawan (Ormas) memprotes karena kita terapkan Perda terlalu ringan (hukuman), Kemungkinan kami akan bekerja sama dengan pihak kepolisian dan mudah-mudahan kawan-kawan di Kepolisian akan menerapkan Undang-undang tentang pangan ataupun undang-undang tentang perlindungan konsumen nantinya,” bebernya.

Lebih lanjut ia mengatakan, sehubungan dengan tidak ditemukannya pemilik saat pengrebekan pabrik arak di jalan Bicong, Dusun Asam Lubang, Desa Air Merbau, Tanjungpandan, ia berharap ada pemanggilan paksa nantinya oleh pihak kepolisian.

“Kalau kita (Satpol PP) tidak bisa memanggil paksa, nanti kita akan koordinasi dengan pihak kepolisian kalau mereka bisa memanggil paksa yang penting tempatnya sudah diketahui,” tukasnya.

Pada pemberitaan sebelumnya, Bupati Belitung H. Sahani Saleh bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Belitung kembali grebek pabrik minuman berakohol jenis arak, Kamis (6/8/2020). Kali ini dalam satu hari, ada 2 pabrik pembuatan arak yang berhasil digrebek.

Di pabrik pertama yang beralamat di Jalan Bicong, Dusun Asam Lubang, Desa Air Merbau, Tanjungpandan, Bupati dan Satpol PP Kabupaten Belitung mengamankan 4 drum (240 liter) fermentasi arak dan barang ataupun bahan pembuat arak lainnya juga ikut diamankan dan diangkut ke Mako Satpol PP Kabupaten Belitung.

Sayangnya, pada tempat yang pertama ini belum diketahui secara pasti siapa pemilik tempat dan pabrik arak ini.

Sedangkan untuk pabrik arak kedua yang beralamat di Jalan Kapten Saridin Dalam, Kelurahan Paal Satu, Tanjungpandan, setidaknya ada 7 drum arak merah fermentasi yang berhasil diamankan berikut dengan barang dan bahan pembuat arak lainnya. Sementara itu pabrik arak kedua ini diduga milik HD (38).

Sahani Saleh mengatakan pengrebekan kali ini juga merupakan hasil dari sayembara yang ia umumkan beberapa waktu yang lalu.

Bupati yang akrab disapa Sanem ini lebih lanjut menjelaskan, Jika pengrebekan sebelumnya masuk dalam kategori gudang, untuk hari ini dua tempat yang digrebek masuk dalam kategori pabrik arak.

“Mungkin besok-besok mungkin juga kita akan grebek pengecernya sudah banyak laporan ke kita,” tukasnya.

Reporter: Faizal
Editor: sue