Sekda Beltim Arahkan THM Berkedok Warkop Remang-remang Penuhi Peringatan I dan II

oleh -
Sekda Beltim Arahkan THM Berkedok Warung Kopi Remang-remang Penuhi Peringatan I dan II (2)
Sekda Beltim saat memberikan arahan dalam giat Operasi Pekat dan Yustisi jelang Ramadhan 1442 Hijriah di salah satu tempat usaha hiburan malam, Rabu (24/3/2021). Foto: Ist.

BELITUNG TIMUR, JABEJABE.co – Dalam upaya penyelenggaraan ketertiban umum dan perlindungan masyarakat serta penanganan dan pencegahan Covid-19 di Kabupaten Belitung Timur (Beltim), jajaran pemerintah kabupaten (Pemkab) Beltim bersama TNI, Polri dan Kejaksaan Negeri Beltim mulai gencar melaksanakan penertiban indikasi penyakit masyarakat, ketidaktertiban perizinanan usaha pada Tempat Hiburan Malam (THM) berkedok warung kopi remang-remang.

Dalam bulan Maret ini saja sudah dilaksanakan sebanyak dua kali Operasi Pekat dan Operasi Yustisi Pencegahan, Pengendalian, Penegakkan Hukum Disiplin pelaksanaan Protokol Kesehatan di wilayah Kabupaten Beltim.

Pada Sabtu malam (20/3/2021) dilaksanakan di wilayah Kecamatan Manggar dan Rabu malam (24/3/2021) di wilayah Kemcamatan Gantung khususnya pada lokasi THM di Dusun Ganse Desa Gantung dan Jalan Sudirman Desa Selinsing.

Dalam arahan dan pembinaan Sekda Beltim, Ikhwan Fahrozi kepada pemilik dan pengelola Tempat Hiburan Malam berkedok Warkop ini meminta kepada penanggungjawab usaha tersebut untuk melengkapi persyaratan perizinanan usaha dan melaksanakan usaha dengan baik serta tidak melakukan praktek-praktek yang melanggar hukum positif dan norma susila serta mematuhi himbauan pemerintah daerah bila selama bulan Ramadhan nanti diminta Pimpinan Daerah Tutup ataupun diatur oleh instruksi kepala daerah.

Sekda berjanji, Negara dan Pemerintah Daerah berkewajiban melayani dan melindungi segenap hak-hak warga masyarakat tanpa terkecuali asal kewajibannya terhadap negara dan pemerintah serta norma sosial dipenuhi.

Adapun hasil temuan pelanggaran dalam kegiatan yang dilakukan pada Sabtu (20/3/2021) lalu di Manggar maupun giat Rabu (24/3/2021) di Gantung segera dianalisis, disusun laporan dan dilapor kepada Bupati dan ditindak lanjuti secara terpadu dalam Tim yang tergabung berupa surat teguran peringatan I (Satu) supaya mereka yang melanggar dan tidak tertib membenahi Perizinan Perdagangan Minol, Perizinan usaha, BPJS Ketenagakerjaan, status kependudukan, aspek kesehatan termasuk bebas Covid-19 agar diurus dan tidak terbukti adanya indikasi transaksi narkoba, prostitusi dan perjudian.

Bila Peringatan Teguran I dan Peringatan II tidak diindahkan oleh pemilik atau pengelola akan ditingkatkan dengan upaya paksa penegakan peraturan daerah hingga penutupan praktek usaha dengan melibatkan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) maupun bantuan Penyidik Kepolisian dan Koordinator Penegakan Hukum Kejaksaan karena saat ini Pemkab Beltim sedang mengalami Keterbatasan dan kekurangan PPNS yang ada.

Turut hadir dan memberikan bimbingan arahan pada giat penegakan Pekat dan Prokes ini Sekda Beltim, Ikhwan Fahrozi selaku Ketua Timgab P3HP2K yang juga selaku Sekretaris Satgas Covid 19 Kabupaten Beltim, Kapolsek Gantung Iptu Wawan Suryadinata, Kasatpol PP, Zikril, Jaksa Fungsional Pidum Kejari Beltim, Kadin Tenaga Kerja Koperasi dan UMKM Erna Kunondo, Anggota TNI AD, AL dan AU, Basarnas, BPBD, Kominfo, Dinas Perdagangan/ Perizinan, Dinas Dukcapil, Kesbangpol, Dishub, Linmas Desa dan Kecamatan Gantung serta unit vertikal dan OPD pendukung lainnya. (*/)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *