Tersinggung Gara-gara Digeber Saat Nongkrong, Empat Pemuda di Bangka Barat Main Hakim Sendiri

by -
Tersinggung Gara-gara Digeber Saat Nongkrong, Empat Pemuda di Bangka Barat Main Hakim Sendiri
Empat pelaku pengeroyokan. Foto: Istimewa.

SIMPANG TERITIP, JABEJABE.co – Gara-gara tidak terima ‘digeber’ oleh korban, 4 (empat) pemuda yang asik nongkrong ini keroyok dan lakukan penganiayaan, Rabu ( 22/4/2020) tengah malam.

Korban pengeroyokan dan penganiayaan tersebut terjadi terhadap Iin alias Dian warga Dusun Jeluteh Desa Berang Kecamatan Simpang Teritip, Bangka Barat. Korban pada saat itu sedang mengendarai motornya, dan melewati Dusun Rajek, Desa Berang, Kecamatan Simpang Tetitip Kab. Bangka Barat, yang secara kebetulan ada 4 empat pemuda yang saat itu sedang nongkrong di pinggir jalan.

“Penyebab pengeroyokan Saudara Iin yang menggeber gas motor di tempat pelaku yang sedang nongkrong di pinggir jalan Dusun Rajek Desa Berang,” ujar Kapolres Bangka Barat AKBP Dr. Muhammad Adenan A.S, S.H. S.IK, MH, Rabu (22/4/2020).

Dikatakan Kapolres, adapun identitas pelaku yang diamankan antara lain MU (22), LA (19), GU (18), RE (18) keempat pelaku ini merupakan warga Desa Terentang, Kecamatan Kelapa, Bangka Barat. Tak butuh waktu lama bagi jajaran Polres Bangka Barat untuk mengamankan keempat pelaku pengeroyokan ini. Yakni berselang 5 jam berdasarkan informasi dari para saksi para pelaku diamankan pada pukul 05.00 WIB.

“Berdasarkan laporan dan keterangan saksi tersebut di atas Kasat reskrim dan Kapolsek Simpang Teritip bersama tim melakukan penyelidikan dan pengembangan yang akhirnya berhasil melakukan penangkapan terhadap 4 (empat) orang pelaku di masing-masing di Desa Terentang Kecamatan Kelapa Kabupaten Bangka Barat dan membawa 4 (empat) orang Tersangka berikut barang bukti ke Makopolres Bangka Barat untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut,” beber Kapolres.

Sementara itu, barang bukti yang berhasil diamankan yaitu 1 ( satu ) batang kayu yang terbelah dua 1 (satu) buah pisau buah pisau (DPB) para pelaku.

Reporter: Faizal
Editor: sue