Terlibat Narkoba? Pemilik Warkop di Pujasena Tanjungpandan Diancam 4 Tahun Penjara

by -
Terlibat Narkoba, Pemilik Warkop di Pujasena Tanjungpandan Diancam 4 Tahun Penjara (1)

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Tim Cobra Satresnarkoba Polres Belitung berhasil meringkus pria berinisial HS (50) warga Lettu Mad Daud, Kelurahan Parit, Tanjungpandan, Belitung pada Rabu, (4/11/2020) kemarin.

Pemilik warung kopi yang beroperasi di Pasar Pujasena Tanjungpandan ini ditangkap karena terlibat penyalahgunaan narkoba.

Dari hasil penangkapan, polisi berhasil mengamankan tiga bungkus plastik bening yang berisikan kristal putih diduga jenis sabu-sabu dengan total berat keseluruhan 3,91 gram di dalam kantong celana tersangka.

Tak sampai di situ, polisi juga menemukan perlengkapan alat hisap (bong) seperti sumbu, korek, botol, dan yang lainnya dari dalam tas slempang coklat milik pelaku.

Kasat Narkoba Polres Belitung AKP Naek Hutahayan mengatakan pelaku sebelum diamankan memang sudah diselidiki terlebih dahulu oleh anggota polisi dari Tim Cobra Satresnarkoba Polres Belitung.

“Dia (pelaku) diamankan saat sedang nongkrong sendirian di warung kopi yang dikelolanya. Saat polisi melakukan (pengangkapan, Red) disaksikan warga setempat,” kata AKP Naek Hutahayan kepada wartawan, Kamis (5/11/2020).

Selain itu, lanjutnya, berdasarkan pengakuan saat diintrogasi, pelaku merupakan pemain baru di dunia gelap peredaran narkoba, yakni sejak tiga bulan lalu.

Barang haram tersebut didapat tersangka dari Pulau Bangka yang rencananya memang untuk diedarkan di Belitung, namun sebagian sudah dipakai sendiri oleh pelaku.

“Paket narkoba ini yang ketiga kalinya, awalnya sekitar lima gram tapi sebagian dipakai pelaku, sisanya tinggal 3,91 gram yang kami temukan dalam dua bungkus sedang, dan satu paket kecil,” beber AKP Naek Hutahayan.

AKP Naek Hutahayan menambahkan, tersangka disangkakan Pasal 112 atau 127 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

Pasal tersebut dikenakan terhadap tersangka karena polisi hanya menemukan narkoba beserta alat hisap bong. Karena tidak ada bukti barang itu dijual dan berat barang bukti di bawah lima gram, oleh sebab itu tidak bisa pakai dikenakan Pasal 114.

“Saat ini yang bersangkutan berikut barang bukti sudah diamankan di Mapolres Belitung guna menjalani proses lebih lanjut,” ujar AKP Naek Hutahayan.

Reporter: Faizal
Editor: Sue