Tentang Forum Kedukunan Adat Belitung

by -
Tentang Forum Kedukunan Adat Belitung

Oleh: Akhlanudin

DI BELITUNG banyak upacara adat ritual seperti Maras Taun, Buang Jong dan lainnya. Di situ pula peran ketua adat yang juga dukun setempat. Dukun secara umum dipahami dalam pengertian orang yang memiliki kelebihan dalam hal supranatural.

Di berbagai daerah, dukun kerap mendapat stigma negatif karena dianggap berseberangan dengan keyakinan, bahkan kerap pula dalam prakteknya menggunakan sihir atau klenik.

Berbeda dengan di Belitung. Dukun memiliki peran yang signifikan dalam kelompok masyarakat karena biasanya sekaligus menjadi tokoh adat yang memimpin pelaksanaan ritual atau upacara adat.

Dalam sosial kemasyarakatan dukun juga dianggap bisa melindungi dan memimpin penduduk desa. Artinya dukun di Belitung bukan dalam arti sebagai profesi namun lebih kepada pengakuan kelompok masyarakat

Dalam pertemuan secara singkat dengan pak Mok Mukti (Mukti Maharip) Ketua Forum Kedukanan Adat Belitung pada tanggal 9 Maret 2020 di Tanjungpandan, saya menyatakan sejak menjadi ketua Dewan Kesenian Belitung (2014-2018) tupoksi saya yang utama adalah menjaga nilai-nilai ke arifan lokal ini tetap abadi di Bumi Belitong.

Sebagai contoh, dalam upacara adat Maras Taun, pelaksanaan ritual dipimpin oleh dukun dan dihadiri oleh dukun dan tokoh adat dari daerah lainnya. Ritual yang dimaksud untuk mencari keselamatan kampung agar terhindar dari bahaya dan bencana.

Jadi kalau masyarakat atau pun sekitarnya ingin melaut, bercocok tanam, menambang atau mau panen apa saja harus meminta izin oleh ketua adatnya yang merupakan dukun setempat. Jadi di sana kental sekali untuk nilai-nilai seperti itu dan sangat menghormati ketua adat. Ini membuktikan peran dukun sangat signifikan dalam kelompok masyarakat.

Bukan hanya dikenal dalam praktek pengobatan tradisional, namun juga dipercaya dapat melindungi penduduk kampung dengan cara menanamkan nilai-nilai adat istiadat yang wajib ditaati dan tak boleh dilanggar.

 

**Pemerhati Sosial dan Budaya Belitong