Tak Buka 2 hari, Nababan Temukan Mayat di Usaha Potong Rambutnya di Kerjan

oleh -
Tak Buka 2 hari, Nababan Temukan Mayat di Usaha Potong Rambutnya di Kerjan
Kolase - Kiri: Tim Inafis (Polres Belitung) menemukan minuman torpedo dan bodrex saat olah TKP. Kanan: Korban dalam posisi terbaring tak bernyawa saat Tim Reskrim Polres melakukan olah TKP dan evakuasi, Jumat (19/11/2021). Foto: Istimewa/ Polres Belitung.

BELITUNG, JABEJABE.co – Sudah dua hari salon atau tempat cukur rambut tidak buka dan timbulkan tanda tanya. Setelah gembok pintu dibuka, ternyata sang pemilik usaha potong rambut bernama Nababan temukan karyawannya tergeletak tak bernyawa.

Peristiwa ini diketahui Jumat (19/11/2021), sekira pukul 17.00 WIB di Jalan Kerjan Desa Air Merbau Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung. Karyawan, atau dalam hal ini selaku korban diketahui bernama Didik (24), ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia di atas tempat tidur kamar toko potong rambut.

Diketahui, Didik merupakan warga asal Jalan Dusun Banyu Waras RT.02, RW.03 Kelurahan Banyu Urip Kecamatan Bone-Bone, Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan.

“Adapun kabar bahwa salon potong rambut yang sudah tak buka selama dua hari berdasarkan informasi dari tetangga belakang salon,” ujar Kasat Reskrim Polres Belitung, Iptu Edi Purwantio, Jumat (19/11/2021).

Pemilik salon, lanjut Iptu Edi, kemudian membuka gembok pintu rolling door depan dan ditemukan korban sudah meninggal dunia di atas tempat tidur korban. Selanjutnya, Tim Piket Reskrim Polres Belitung datang dan segera melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara).

“Adapun hasil olah TKP, Tim Inafis (Polres Belitung) mengamankan minuman torpedo dan bodrex,” ungkapnya.

Usai olah TKP, korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit umum Kabupaten Belitung untuk dilakukan visum et repertum.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *