Buanglah Masker di Tempat Sampah Limbah Medis, Sebelum Dibuang Dipotong-potong?

by -
Buanglah Masker di Tempat Sampah Limbah Medis, Sebelum Dibuang Dipotong-potong - 2
Ilustrasi tempat sampah medis. Foto: Ist. greeners.co

DLH Beltim Sediakan 5 Tempat Sampah Khusus Limbah Medis

Penulis: */@2! | Editor: Subrata Kampit

BELITUNG TIMUR, JABEJABE.co – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Belitung Timur sudah menyediakan 5 tempat sampah khusus untuk limbah medis baik berupa masker, sarung tangan maupun Alat Pelindung Diri lainnya.

Lima lokasi tersebut yakni berada di Kantor Bupati Beltim, Kantor Camat Manggar, Pusat Perbelanjaan Puncak Manggar, Pujamas Kecamatan Gantung, dan Pasar Tradisional Kecamatan Kelapa Kampit.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Novis Ezuar mengatakan masyarakat diharapkan dapat membuang limbah medis yang bisa dikategorikan ‘rawan penularan atau infeksius di lima lokasi tersebut, mengingat penanganan limbah medis berbeda dari sampah biasa atau rumah tangga.

“Kita kan tidak tahu apakah masker yang kita pakai itu mengandung bakteri, virus berbahaya atau tidak. Jadi sampah masker dan limbah itu bisa dikategorikan infeksius dan harus diberikan penanganan yang berbeda,” jelas Novis sebagaimana dilansir jabejabe.co dari Diskominfo Beltim, Sabtu (22/5/21).

Ratusan Kilogram Limbah Medis Per Hari, Sebelum Dibuang Baiknya Dipotong-potong

Apalagi menurut Novis di masa pandemi COVID-19 ini jumlah penggunaan limbah medis meningkat drastis. Diperkirakan ratusan kilogram limbah medis dibuang setiap harinya.

“Kalau dulu banyak yang pakai masker skuba, namun sekarang ini masyarakat sudah beralih ke masker medis. Hal itu yang buat limbah masker jadi bertambah,” ungkap Novis.

Selain itu, kata Novis untuk menghindari adanya kemungkinan limbah medis masker dipergunakan ulang atau diperjualbelikan oleh orang yang tak bertanggung jawab maka harus dibuang dengan cara yang benar.

“Standarnya masker bekas kita pakai itu harus dipotong-potong terlebih dahulu. Baru kemudian kita buang ke tempat sampah khusus,” kata Novis.

Saat Dinas Lingkungan Hidup masih mengevaluasi keefektifan tempat sampah khusus medis. Ke depan diharapkan adanya penambahan lokasi minimal di setiap desa.

“Kita akan minta setiap desa di Kabupaten Beltim untuk menyiapkan tempat sampah khusus medis ini, dengan menggunakan dana desa untuk penanganan COVID,” ujar Novis.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *