Tegas Terhadap Politik Uang dan Beras, Beliadi: Tangkap, “Gebukin” Sampai “Babak Belur” dan Seret ke Gakkumdu

by -
Tegas Terhadap Politik Uang dan Beras, Beliadi Tangkap, Gebukin Sampai Babak Belur dan Seret ke Gakkumdu (1)
Ketua DPC Partai Gerindra Beltim, Beliadi, S.Ip, saat berdiskusi dengan para ketua PAC Gerindra se-Beltim. Foto: Istimewa/ Beliadi Centre.

BELITUNG TIMUR, JABEJABE.co – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Beliadi, S.Ip, meminta KPU, Bawaslu Beltim serta Polisi dan Kejaksaan yang tergabung dalam Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) sebagai Hakim dan pelaksana pemilu bersikap kooperatif dalam menyikapi persoalan di lapangan.

Karena menurut Ketua Fraksi Gerindra DPRD Prov. Kep. Babel tersebut, saat ini sudah banyak sekali berkeliaran oknum-oknum mengatasnamakan Pasangan Calon (Paslon) untuk meminta KTP dan KK dengan menjanjikan mendukung pasangan salah satu Pason, maka akan diberikan imbalan uang dan beras.

“Isu atau pun kejadian yang diduga terus berlangsung di tengah masyarakat ini seakan-akan dibiarkan oleh wasit pemilu,” ujar Beliadi.

Terakhir, lanjut Beliadi, dirinya sempat berkomunikasi dengan salah satu LO (Liaison Officer) pasangan calon yang menyebutkan KPU, Bawaslu dan Gakkumdu hanya akan menindak jikalau ada laporan.

Menurut Ketua DPC Gerindra Beltim ini, jika hukum pasif seperti itu terus berlangsung, maka akan banyak kejahatan pemilu terjadi di bawah, karena masyarakat tidak berani melapor.

Berkaitan dengan hal tersebut, Beliadi kemudian mengumpulkan segenap Pimpin Anak Cabang (PAC) di kediamnnya dan menginstruksikan kepada seluruh kader partai Gerindra agar menindak tegas pelaku kejahatan pemilu, yang memberikan janji iming-iming berupa uang dan beras kepada masyarakat.

Instruksi ini dilakukan karena menurut Beliadi Gakkumdu baru akan bekerja jika ada laporan. “Maka jika ada kejadian di lapangan tangkap saja, “gebukin” saja sampai “babak belur”, baru seret orangnya ke Gakkumdu,” tegasnya.