Tanjungpandan

by -
Tanjungpandan
Het hoofdkantoor te Tandjong Pandan met het gedenkteeken,1927 (Kantor Pusat di Tanjungpandan dan Tugu Peringatan, 1927). Foto: repro oleh jabejabe.co

Letak Geografi dan Luas Wilayah Kecamatan Tanjungpandan

JABEJABE.coTanjungpandan merupakan adalah bagian dari Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Pusat Pemerintahan Kecamatan Tanjungpandan terletak di Kelurahan Pangkallalang dengan luas daratan seluruhnya 20.037 hektar atau kurang lebih 203,37 kilometer persegi terletak di Pulau Belitung.

Batas-batas wilayah Kecamatan Tanjungpandan diantaranya sebelah Utara berbatasan dengan Kecamatan Sijuk, dan sebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan Badau. Kemudian sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Badau, serta sebelah Barat berbatasan dengan Selat Gaspar.

Kecamatan Tanjungpandan memiliki wilayah pulau terdiri dari 5 (Lima) buah pulau kecil, yaitu:

  1. Pulau Kalimambang,
  2. Pulau Kalamoa,
  3. Pulau Ulat Bulu,
  4. Pulau Gusong Bugis, dan
  5. Pulau Gusong Kijang.

Keadaan Alam

Kecamatan Tanjungpandan sebagai pusat kota pemerintahan Kabupaten Belitung. Selain sebagai pusat kegiatan ekonomi, juga terdapat pantai yang indah sebagai objek wisata serta terdapat pelabuhan pendaratan hasil penangkapan ikan maupun naik turun barang dan penumpang.

Pantai Tanjungpendam sebagai satu – satunya pantai kunjungan wisata di Kecamatan Tanjungpandan yang sudah dikelola oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung.

Wilayah Administratif dan Pembangunan

  • Wilayah Administratif

Guna membawa dampak positif pada masyarakat, pembangunan di daerah harus menciptakan kondisi untuk terus tumbuh searah, pengembangan dan membangun kapasitas daerah dalam bidang kesejahteraan, keamanan dan ketertiban masyarakat akan menyebar secara merata.

Sebelum mengimplementasikan pembangunan di daerah, tentunya membutuhkan perencanaan yang baik dalam rangka untuk mengetahui permasalahan di daerah yang akan dikembangkan.

  • Wilayah Pembangunan

Kecamatan Tanjungpandan dengan luas seluruhnya 20.307 hektar atau kurang lebih 203,07 kilometer per segi. dan terdiri dari 9 (Sembilan) desa dan 7 (Tujuh) Kelurahan.

Adapun 16 Desa dan kelurahan yang ada di Kecamatan Tanjungpandan yaitu Desa Bulu tumbang, Desa Perawas, Kelurahan Lesung Batang, Kelurahan Pangkallalang, Desa Dukong, Desa Juru Seberang, Kelurahan Kota, Kelurahan Parit, Kelurahan Tanjung Pendam, Desa Air Saga, Kelurahan Paal Satu, Desa Air Merbau, Desa Aik Ketekok, Desa Aik Rayak, Desa Aik Pelempang Jaya, Kelurahan Kampong Damai.

Sosial

  • Penduduk

Jumlah penduduk Kecamatan Tanjungpandan pada tahun 2019 berjumlah 103.166 jiwa. Hal ini menunjukkan peningkatan jumlah penduduk dibandingkan tahun sebelumnya yaitu 1.007 jiwa.

Penduduk di Kecamatan Tanjungpandan terdiri dari 51.742 laki-laki atau sebesar 50,15 persen dan 51.424 perempuan atau sebesar 49,85 persen. Hal tersebut menunjukkan jumlah penduduk laki – laki lebih besar dari pada perempuan.

Kepadatan penduduk, di Kecamatan Tanjungpandan dari 505 jiwa per kilometer persegi di tahun 2018 menjadi 508 jiwa per kilometer persegi di tahun 2019 dengan penyebaran penduduk yang tidak merata.

Hal tersebut bisa dilihat dari populasi yang pada pada 5 (lima) desa dengan kepadatan diatas 4 000 jiwa per km2, yaitu Kelurahan Kota, Parit, Tanjungpendam, Paal Satu dan Kampong Damai lebih besar dibandingkan desa lainnya yang kepadatan penduduk kurang dari 2 .000 jiwa per kilometer persegi.

  • Pendidikan

Pada tahun 2019 di Kecamatan Tanjungpandan terdapat 38 Sekolah Dasar (SD) Negeri, 1 (Satu) MIN dan SDLB serta 6 (Enam) Sekolah Dasar (SD) swasta yang tersebar di beberpa desa/ Kelurahan.

Penyebaran SD di seluruh desa diurutkan dari yang jumlah terbanyak berada di Kelurahan Paal Satu yaitu mempunyai 5 (Lima) unit SD. Sedangkan desa – desa yang hanya memiliki 1 (Satu) unit SD adalah Juru Seberang, Tanjungpendam, Aik Pelempang Jaya dan Kampong Damai.

Kemudian, terdapat 7 (Tujuh) desa/ kelurahan yang mempunyai Sekolah Menegah Pertama (SMP) Negeri , yaitu: Perawas, Pangkal Lalang, Kota, Air Saga, Paal Satu, Aik Ketekok dan Aik Rayak.

Sekolah Menegah Atas (SMA) atau sederajat ada 11 unit menyebar di 6 (Enam) desa/kelurahan, yang terdiri dari SMA Negeri, SMK Negeri, SMA Swasta dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Swasta.

  • Kesehatan

Dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan selutuh desa di Kecamatan Tanjungpandan memiliki Puskesmas dan Puskesmas Pembantu yang menyediakan pelayanan pertama untuk masyarakat di wilayahnya. Selain itu, pelayanan kesehatan untuk menciptakan tingkat kesehatan secara optimal merupakan salah satu tujuan utama pembangunan pemerintah.

  • Agama

Pemerintah Kecamatan Tanjungpandan dari tahun ke tahun selalu mencoba untuk meningkatkan ukuran dan fasilitas peribadatan serta memberikan rasa aman bagi umat beragama dalam menjalankan keyakinannya.

Kehidupan beragama di Kecamatan Tanjungpandan tumbuh dan berkembang seperti yang diharapkan.

Hal ini bisa dilihat dari kenyamanan dalam menjalankan keyakinannya (tanpa ada masalah perbedaan).

  • Kemasyarakatan

Kehidupan bermasyarakat telah menjadi lebih baik. Hal ini bisa juga dilihat dari telah terbentuknya berbagai organisasi sosial, yang menyatukan setiap orang berdasarkan kelompok umur dan bisa juga berdasarkan sarana olahraga yang disediakan setiap desa untuk mengakomodasi kebutuhan pada setiap warga masyarakat.

Pertanian

Sektor pertanian dalam struktur perekonomian di Kecamatan Tanjungpandan merupakan salah satu faktor masih bisa dikembangkan . Oleh karena itu, salah satu pembangunan pertanian meningkatkan kesejahteraan masyrakat.

Berbagai program pembangunan di sektor pertanian yang sudah dilaksanakan seperti program intensifikasi, ekstensifikasi, diversifikasi dan rehabilitasi.

Program pembangunan di sektor pertanian bertujuan untuk meningkatkan pendapatan petani dan memeratakan pembangunan pedesaan.

Luas tanam padi sawah pada tahun 2019 mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2018 yaitu dari sebesar 64 hektar menjadi sebesar 83 hektar.

  • Tanaman Pangan

Realisasi produksi padi sawah di Kecamatan Tanjungpandan pada tahun 2019 berjumlah 207,36 ton mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. Sedangkan produktivitas jagung mengalami kenaikan dari 67,20 ton menjadi 107,98 ton sedangkan produksi tanaman palawija lainnya mengalami peningkatan.

  • Perkebunan

Usaha perkebunan di Kecamatan Tanjungpandan merupakan tanaman perkebunan yang dikelola rakyat, yaitu: Karet, Cengkeh, Kelapa, Aren, dan Lada.

Luas tanam dan produksi tanaman perkebunan rakyat yang tertinggi didominasi oleh tanaman kelapa sawit yang mencapai 1.419,6 ton, disusul oleh lada yang mencapai 183,15 ton.

Terjadi peningkatan produksi pada hampir semua jenis tanaman perkebunan rakyat selama tahun 2019.

  • Peternakan

Populasi unggas di Kecamatan Tanjungpandan pada tahun 2019 terdiri dari : Ayam ras pedaging, ayam ras petelur, ayam buras, itik dan puyuh.

Populasi hewan ternak di Kecamatan Tanjungpandan pada tahun 2019 meningkat populasinya dibanding tahun sebelumnya. Populasi hewan ternak besar di Kecamatan Tanjungpandan terdiri dari kerbau, sapi, kambing, kuda dan babi.

Industri, Pertambangan, Energi, dan Konstruksi

Industri Industri pengolahan dibagi menjadi 4 (Empat) kelompok, yaitu : industri besar, industri sedang, industri kecil dan industri kerajinan rumah tangga. Pengelompokkan ini didasarkan pada banyaknya pekerja yang terlibat, tanpa memperhatikan penggunaan mesin produksi yang digunakan atau pun modal yang ditanamkan.

Industri di Kecamatan Tanjungpandan secara kuantitas masih didominasi oleh industri kecil dengan skala industri rumah tangga.

Industri rumah tangga merupakan industri yang mengolah hasil agro industri, perikanan, perkebunan, dan hasil laut. Sedangkan hasil industri kecil berupa industri makanan dan minuman, kerupuk, dan lain-lain.

Industri berukuran menengah dan besar sedang antara lain industri pengolahan kaolin dan industri pengolahan daging ikan beku.

Perekonomian

  • Sarana Perekonomian

Pada akhir Desember 2019 di Kecamatan Tanjungpandan memiliki 4 (Empat) pasar umum yang berada di Kelurahan Lesungbatang, Pangkalallang, (Kelurahan) Kota dan Tanjung Pendam.

Selain itu, terdapat 1.184 buah toko/ warung kelontong dan 60 rumah makan, 29 minimarket dan 544 warung/ kedai makanan.

  • Lembaga Keuangan

Terdapat beberapa lembaga Keuangan yang ada di Kecamatan Tanjungpandan, yaitu 2 (Dua) KUD, 14 Koperasi lainnya, dan 25 Bank yang tersebar di 5 (Lima) desa/ kelurahan.

Hotel dan Pariwisata

Kecamatan Tanjungpandan memiliki potensi pariwisata yang sangat besar. Hamparan pasir putih, bebatuan granit dengan mozaik nan indah dan deburan air laut yang jernih dengan terumbu karang dan pulaupulau kecil lainnya pastilah menarik bagi waisatawan nusantara dan mancanegara.

Obyek wisata lainnya yang ada antara lain Pantai Tajungpendam, Rumah Adat Belitong, Danau Biru, dan Mangrove Gusong Bugis.
.
Selain objek wisata sejarah, dan budaya, Kabupaten Belitung memiliki potensi wisata bahari yang dapat menjadi alternatif dalam meningkatkan pendapatan daerah.

Pada saat ini terdapat banyak hotel di Kecamatan Tanjungpandan, yaitu sebanyak 48 hotel tersebar di 11 desa/ kelurahan.

Peningkatan kunjungan wisatawan dari dalam dan luar negeri bertambah setiap tahunnya. Oleh karena itu usaha jasa akomodasi/ perhotelan perlu terus dikembangkan.***

Referensi

Kecamatan Tanjungpandan dalam Angka 2020 (2020, 28 September) Badan Pusat Statistik Kabupaten Belitung Timur, diakses melalui https://belitungtimurkab.bps.go.id/publication/2021/09/24/31cb1e867a6a9c3915afa455/kecamatan-damar-dalam-angka-2021.html pada tanggal 28 Maret 2021.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *