Tampik Borong Partai, Yuri Kini Songsong SK Dukungan 4 Partai Lain ke Pusat

by -
Tampik Borong Partai, Yuri Songsong SK Dukungan 4 Partai Lain (1)
Masyarakat berfoto bersama Yuri (baju hitam - tengah - berdiri) seusai acara ngobrol santai di Pujamas, Gantung, Beltim, Sabtu (1/8/2020).

Tak Ada Gesekan, Yuri Komitmen Jaga Keharmonisan Keluarga dengan Pak Cik Yuslih

GANTUNG, JABEJABE.co – Bakal Calon Bupati Beltim, Yuri Kemal Fadlullah, akhirnya memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar di media massa dan menyebutkan dirinya terkesan “memborong” partai politik.

Paparan klarifikasi ini disampaikan Yuri dalam ngobrol santai di warung kopi Pujamas di Kecamatan Gantung bersama Bakal Calon Wakil Bupati Beltim, Nurdiansyah (Pak Anca), Sabtu (1/8/2020).

Tidak sampai di situ saja, klarifikasi Yuri juga meluruskan adanya desas-desus gesekan dalam “memperebutkan” kursi pencalonan dengan incumbent, yang notabene berasal dari partai yang sama, yakni Partai Bulan Bintang (PBB) dan tidak lain adalah pamannya (pak cik – Bahasa Belitong) sendiri, Yuslih Ihza.

Sebagaimana diketahui, Yuslih merupakan Bupati Beltim yang menjabat sejak 17 Februari 2016 hingga Februari 2021 mendatang.

“Pada prinsipnya kan seseorang itu punya kebebasan memilih dan dipilih. Terus Pak Cik ini gimana? yang pasti nggak ada gesekan, perbedaan pandangan politik itu hal yang wajar, intinya kita ingin maju untuk memajukan Beltim,” kata Yuri.

Yuri pun menampik jika ada yang menyebut retasnya hubungan kekeluargaan antara dirinya dengan sang paman.

“Hubungan darah aku sebagai ponakan itu tidak akan pernah terputuslah, aku sebagai ponakan dan Pak Yulih sebagai pak cik aku, itu tidak mungkin (terputus) dan aku tetap hormat dengan beliau, tetap sayang dengan beliau, dan juga tetap menjaga keharmonisan dan kerukunan keluarga kami,” jelas Yuri.

Lebih lanjut menurut Yuri, dalam hal penetapan calon, tentunya tiap-tiap partai sudah menetapkan calon-calon terbaik versi masing-masing partai, baik dalam hal mengusung maupun mendukung.

“Misalnya kita menggunakan kendaraan partai, kemudian partai itu ternyata sudah memilih dan menetapkan calon-calon terbaik. Bukan berarti kita melihat orang atau calon lain tidak baik, cuma pada prinsipnya perbedaan pandangan politik itu aja,” ujarnya.

Kemudian terkait dukungan partai dan jumlah kursi dalam pencalonan untuk maju sebagai calon pasangan Pilkada ini, dijelaskan Yuri bahwasannya di Kabupaten Belitung Timur ini ada 25 kursi yang otomatis harus memenuhi kuota 20% dari 25 kursi yang tersedia.

“Kalau misalnya kita sudah punya 5 kursi barulah kita boleh boleh gagah berani,” ujarnya.

Hingga saat ini, Yuri menyebutkan dukungan yang sudah pasti dan mendapat rekomendasi dari DPP baru dua partai, yakni PBB selaku pegusung dan Partai Demokrat selaku koalisi yang dalam pencalonan ini selaku partai pendukung. Oleh karenanya, saat ini Yuri masih menjemput SK Dukungan dari DPP empat partai lainnya, yakni PDI-Perjuangan, NasDem, Hanura, dan Perindo dengan total 16 kursi. (jb2)

Editor: sue