Tak Usai Mandi, Penghuni Bedeng di Tanjungpandan Ini Bergegas Keluar Dengar Teriakan Rumah Terbakar

oleh -
Tak Usai Mandi, Penghuni Bedeng di Tanjungpandan Ini Bergegas Keluar Dengar Teriakan Rumah Terbakar
Tim Damkar BPBD Belitung saat melakukan pemadaman pada bedeng yang terbakar, Selasa (3/3/2020).

Kerugian Ditaksir Capai 150Juta Rupiah

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Kerugian materi pasca musibah kebakaran di daerah pusat Kota Tanjungpandan ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kebakaran yang terjadi di Gang Kemang Manis, Kelurahan Parit (sebelumnya ditulis Jalan Sriwijaya, Kelurahan Kota) tersebut terjadi sekitar pukul 9.30 WIB, Selasa (3/2/2020).

Kasat Reskrim Polres Belitung, AKP Erwan Yudha, mengatakan, selain 5 rumah bedeng terbakar dan rata dengan tanah, terdapat juga satu unit sepeda motor merek Honda Mega Pro yang ikut terbakar dalam peristiwa tersebut.

“Selain pakaian dan surat-surat penting habis terbakar, perabotan rumah tangga pun juga dilalap. Total kerugian yang dialami sekitar Rp. 150.000.000,- (Seratus lima puluh juta rupiah),” ujar AKP Erwan ketika dikonfirmasi jabejabe.co, Selasa (3/2/2020).

Lebih lanjut dikatakannya, 5 kontrakan tersebut dihuni oleh 8 orang. Diantaranya yakni Muhamad Basri (41) yang bekerja sehari-hari sebagai pedagang bakso, Purwadi (32) yang bekerja di Bengkel, Sugiatmi (35) yang bekerja sebagai pedagang jamu.

Kemudian Sudarsono (39) sebagai pedagang bakso, Agus Santoso (34) sebagai pedagang pentol, Yati (43) sebagai pedagang jamu, Suadi (29) sebagai pedagang pentol cilok dan terakhir Rapi (70) yang bekerja sebagai penjual sepeda.

Kemudian ia juga menjelaskan kronologis kejadiannya berawal dari salah satu saksi, Agus, orang yang pertama kali melihat peristiwa tersebut.

“Adapun yang melihat pertama kali kejadian tersebut Agus (Tetangga korban kebakaran ) pada saat Agus keluar rumah lewat pintu belakang dan melihat kepulan asap dari rumah bedeng nomor 2 dan 3, kemudian ia langsung berteriak berharap ada penghuni rumah bedeng tersebut yang masih ada di dalam untuk bisa menyelamatkan diri,” kata Kasat Reskrim.

Lalu, lanjut Kasa Reskrim, keluarlah Sudarsono yang merupakan penghuni rumah bedeng nomor 4 dan pada saat itu sedang mandi. Ketika mendengar ada teriakan seseorang yang dari luar yang menyebutkan kebakaran, ia langsung bergegas keluar rumah dan melihat kepulan asap yang sudah membesar dari antara rumah bedeng nomor 2 dan 3.

“Dengan kondisi rumah yang merupakan rumah semi permanen (papan-beton) sehingga api cepat menjalar ke samping kanan-kiri bangunan. Pukul 10.30 WIB api berhasil dipadamkan oleh 5 (lima) Unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil tangki air tiba di lokasi serta dibantu oleh TNI Polri segera memadamkan api,” jelasnya.

Kemudian, kata AKP Erwan, dalam kejadian kebakaran 5 unit rumah bedeng tersebut, ada 1 rumah yang tidak berpenghuni yaitu rumah nomor 3 dan kebanyakan penghuni pada waktu kejadian sedang melaksanakan aktifitas jualan.

Dijelaskannya, untuk penyebab kebakaran terjadi lantaran adanya indikasi kompor gas yang meledak. (fg6)

Editor: sue

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.