Tak Mau Kalah dengan Suami di Garda Depan, Para Istri TNI di Belitung Berlatih Cooking, Buat Masker, Face Shield, dan Hand Sanitizer

oleh -
Tak Mau Kalah dengan Suami di Garda Depan, Para Istri TNI di Belitung Berlatih Cooking, Buat Masker, Face Shield, dan Hand Sanitizer (1)
Foto bersama dengan physical distancing pada acara pembukaan pelatihan yang digelar di Aula Makodim 0414/Belitung yang beralamat di Jalan Merdeka, Tanjungpandan, Rabu (13/5/2020).

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Kodim 0414/Belitung mengenggelar Pelatihan Tanggap Covid 19 TA 2020, bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK), Rabu (13/5/2020).

Acara pembukaan pelatihan tersebut digelar di Aula Makodim 0414/Belitung yang beralamat di Jalan Merdeka, Tanjungpandan. Persatuan istri-istri tentara yang tergabung dalam Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 0414/Belitung sejumlah 96 orang  sebagai peserta dalam kegiatan yang dilaksanakan selama 10 hari atau 80 Jam pelatihan.

Laporan Kepala BLK Belitung, Rahmad Faisal, menyebutkan, kegiatan ini dilaksanakan untuk membantu dalam penanganan percepatan penanggulangan Covid 19.

Dengan tempat pelaksanaan pelatihan cooking di Makodim 0414/Belitung dan program lainnya dilaksanakan di rumah masing-masing secara online.

Sementara itu, Sambutan Bupati Belitung sekaligus Pembukaan Pelatihan Tanggap Covid-19 yang dibacakan oleh Wakil Bupati Belitung, Isyak Meirobie S.Sn, M.Si, mengatakan untuk bersama-sama menjaga Belitung supaya tetap hijau dari Covid 19.

“Walaupun masih ada 1 orang yang dirawat di RSUD Marsidi Judono yang merupakan pasien positif Covid 19 dari Kabupaten Beltim,” katanya.

Setelah kasus positif di Belitung menjadi hijau kembali, lanjut Isyak, seluruhnya harus menyiapkan untuk pemulihan ekonomi Belitung dengan tetap mengikuti protokol kesehatan.

Untuk itu hari ini kegiatan pelatihan yang dilaksanakan BLK berkeja sama dengan Kodim 0414/Belitung untuk mempersiapakan apa yang dibutuhkan untuk mencegah penularan Covid 19.

Disebutkannya, Pendemi ini masih akan panjang dengan adanya kasus baru di beberapa negara yang sudah mulai membuka Lock Down-nya seperti Kota Wuhan China dan Negara Jerman

“Kita harus tetap waspada dan kita juga tidak bisa diam di rumah saja, maka dari itu kita harus bisa berkreasi dengan menghasilkan produk yang dikemas secara baik sehingga harga jualnya bisa lebih mahal,” tutur Isyak.

Ke depan Pemda akan mulai membuka protokol ekonomi secara perlahan agar masyarakat bisa bekerja dan berusaha karena dengan bansos senilai Rp 250.000 tidak akan bisa menjamin kehidupan masyarakat.

Selain itu, Komandan Kodim 0414/Belitung Letkol Indra Padang S.Sos,.M.I.Pol menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk membuat dan menghasilkan produk (barang) yang digunakan sebagai pencegahan penularan Covid 19.

“Mari kita peduli dan selalu semangat dalam mencegah penularan Covid 19 di Pulau Belitung ini. semua kekuatan sudah dikerahkan dan ide-ide kreatif dari anak bangsa yang peduli, semua bersatu dalam gugus tugas percepatan penanggulangan Covid 19 di Kabupaten Belitung. Kami menghimbau semua lapisan masyarakat harus berperan sesuai bidang dan kemampuan masing-masing untuk mendukung program pemerintah dalam penanggulangan Covid 19 di Kabupaten Belitung,” jelas Dandim.

Hadir dalam acara pembukaan Pelatihan Tanggap Covid 19 Kabupaten Belitung yaitu Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie S.Sn, M.Si, Komandan Kodim 0414/Belitung Letkol Inf Indra Padang S.Sos,.M.I.Pol, Kadis KUKMPTK Kabupaten Belitung diwakili Kabid Naker Budi Swasta, S.IP, Kepala BLK Belitung Rahmad Faisal, Perwakilan dan Pembina FCC Saifuddin AL Mughniy, Serta Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 0414/Belitung dan undangan yang hadir 40 orang.

Reporter: Faizal
Editor: sue

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.