Tak Mau Diajak Nyuri Timah Jam 11an Malam, Samsul Dipukul Hingga Memar

oleh -
Tak Mau Diajak Nyuri Timah Jam 11an Malam, Samsul Dipukul Hingga Memar
Pelaku penganiayaan dan barang bukti sebilah parang. Foto: Istimewa/ Humas Polres Belitung Timur.

Reporter: dx | Editor: sue

BELITUNG TIMUR, JABEJABE.co – Gegara menolak ajakan mencuri pasir timah, Samsul (44) dipukul dengan parang (bagian tumpul) hingga memar di wajah dan pinggang oleh HS alias Asin (33) di lokasi Tambang PT Timah Trafo Mayang Desa Sukamandi, Kecamatan Damar, Kabupaten Belitung Timur.

 

Pelaku yang sempat menghilang ke Tanjungpandan Kabupaten Belitung akhirnya berhasil diamankan Sat Reskrim Polres Belitung Timur pada Kamis (17/3/2022). Saat dilakukan interogasi, di hadapan petugas Asin mengakui perbuatan tindak pidana penganiayaan terhadap Samsul.

Kasi Humas Polres Belitung Timur AKP Sukimin seizin Kapolres Belitung Timur AKBP Taufik Noor Isya, SIK kepada awak media menjelaskan, kronologi tindak pidana penganiayaan ini terjadi pada Sabtu tanggal 26 Februari 2022 sekira pukul 23.30 WIB.

Berdasarkan hasil pemeriksaan Unit Sat Reskrim Polres Belitung Timur, Samsul awalnya diajak nyuci timah oleh Asin, namun timahnya untuk dicuri/ tidak disetor ke bosnya, karena itu Samsul menolak.

“Pelaku (Asin) memukul pelapor dikarenakan pelapor (Samsul) menolak ajakan pelaku untuk mencuri pasir timah di lokasi tambang milik saudara Sadam yang berlokasi di Kapling PT Timah Trafo Mayang,” ungkap AKP Sukimin, Jumat (18/3/2022).

Atas kejadian tersebut, lanjut AKP Sukimin, pelapor mengalami luka memar pada bagian wajah dan pinggang, selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Belitung Timur.

Usai melakukan tindak penganiayaan, Asin lalu menghilang ke Tanjungandan, Kabupaten Belitung.

Menurut AKP Sukimin, pada Kamis (17/3/2022) sekira pukul 13.00 WIB, tim mendapatkan informasi bahwa diduga pelaku sedang berada Tanjungpandan.

Tim Sat Reskrim Polres Belitung Timur lalu mngumpulkan keterangan melalui informan dan mendapati ciri-ciri pelaku serta alamat keberadaan dari pelarian pelaku.

“Selanjutnya tim menuju kota Tanjungpandan dan sekira pukul 17.30 WIB, tim dan informan melakukan observasi dan wawancara di seputaran tempat yang diduga sebagai pelarian pelaku,” terang AKP Sukimin.

Sekira pukul 19.20 WIB, tim melihat seorang laki-laki yang mirip dengan ciri-ciri pelaku. Selanjutnya terhadap pelaku dilakukan interogasi dan pelaku mengakui perbuatan tindak piana penganiayaan terhadap Samsul. Kemudian pelaku dibawa ke Mapolres Beltim guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.*

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news dari jabejabe.co. Yuk gabung di Grup Telegram Jabejabe.co News Update, caranya klik link Jabejabe.co News Update kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Baca Juga:  Tak Terima Postingan Istri di Facebook, Pria Asal Simpang Renggiang Ini Lakukan KDRT dan Bakar Rumah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.