Tak Berdaya di Pembaringan, Masyani Terharu Saat Dikunjungi Vina Cristyn Ferani

oleh -
Tak Berdaya di Pembaringan, Masyani Terharu Saat Dikunjungi Vina Cristyn Ferani (1)
Anggota DPRD Kabupaten Belitung, Vina Cristyn Ferani (tengah), saat mengunjungi Ibu Masyani (kiri) yang sudah mengidap stroke sejak 10 tahun lalu serta penyakit kista akut sejak 4 tahun terakhir, Rabu (3/6/2020).

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Terkejut berbaur haru dan tangis tak terbendung, air mata pun mengalir deras dari kelopak mata Ibu Masyani saat dikunjungi salah satu Anggota DPRD Kabupaten Belitung ke rumahnya, Rabu (3/6/2020).

Wanita berumur 55 tahun yang mengidap penyakit stoke dan kista akut itu tak kuasa menahan tangis saat kedatangan Vina Cristyn Ferani ke rumahnya yang beralamat di Jalan Bambang Utoyo, Gang Rambutan, RT 16, RW 14, Kelurahan Damai, Kabupaten Belitung atau tepatnya di balakang Mesjid Attaqwa atau belakang PLUT (Pusat Layanan Usaha Terpadu).

Bagaimana tidak terharu, Ibu Masyani sudah mengidap stroke sejak 10 tahun lalu serta penyakit kista akut sejak 4 tahun terakhir itu tak menyangka akan datangnya seorang wakil rakyat. Apalagi pemberitaan terkait sakitnya Ibu Masyani yang diberitakan oleh media ini kurang dari 24 jam.

Anggota DPRD Kabupaten Belitung, Vina Cristyn Ferani, mengatakan, setelah melihat pemberitaan di berbagai media lokal di Belitung, hatinya langsung tergerak untuk langsung berkunjung dan melihat langsung kondisi dari Ibu Masyani.

Menurut Vina, dengan kondisi Ibu Masyani saat ini, seharusnya sudah mendapat perawatan dari awal.

“Saya sangat prihatin dengan kondisi ibu ini, harusnya sudah lama dapat perawatan dari kemarin-kemarin di awalnya, apalagi kondisinya sudah sakit selama 10 tahun,” kata Politisi PDI-P itu kepada jabejabe.co.

Melihat hal itu pula, ia juga berpesan bawasannya jangan pernah menyepelekan penyakit apapun. Sehingga, akan lebih mudah proses penyembuhan jika dilakukan di awal-awal.

“Makanya masyarakat kita juga harus peduli, maksudnya dimulai dari keluarga kita dulu. Jadi, sakit jangan disepelekan. Kalau ada rasa yang tidak enak periksakan diri, jadi kalau memang sakitnya itu masih dini, penanganannya untuk sembuh lebih cepat,” sebutnya.

“Kalau sekarang saya lihat Ibu Masyani ini sudah sangat parah jadi mungkin untuk penyembuhannya juga butuh waktu yang lebih panjang, apalagi usianya sudah di atas 50 tahun,” tambahnya.

Untuk itu ia berharap kepada masyarakat Belitung yang memiliki rezeki lebih, agar bisa sedikit bahu-membahu menolong masyarakat yang kurang mampu seperti Ibu Masyani, guna keperluannya berobat dan lain sebagainya.

Di sisi lain, sebagai wakil rakyat, dirinya akan mencoba mendiskusikan solusi yang terbaik terkait pengobatan Ibu Masyani kepada pihak RSUD dr. H Marsidi Judono.

“Ya intinya, mudah-mudahan diberi kesembuhan ke depannya,” harapnya.

Reporter: Faizal
Editor: sue

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *