Dengan E-Kinerja, Aan: Tak Ada Lagi ASN Duduk Diam atau Main Game di Kantor

by -
Dengan E-Kinerja, Aan, Tak Ada Lagi ASN Duduk Diam atau Main Game di Kantor
Kolase: Bupati Beltim Burhanudin saat memberikan sambutan dalam Rakor kepegawaian persiapan E-Kinerja dan monitoring pelaksanaan Pemutakhiran Data Mandiri (PDM) Aparatur Sipil Negara (ASN) di Auditorium Zahari M.Z, Jumat (8/10/2021). Foto: Istimewa/ Prokom Beltim.

ASN Wajib Laporkan Hasil Kinerja Per Dua Minggu

BELITUNG TIMUR, JABEJABE.co – Terhitung dari Januari 2022, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung Timur (Beltim) akan menerapkan aplikasi E-Kinerja bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Beltim.

Hal demikian disampaikan Bupati Beltim Burhanudin seusai menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Penerapan E-Kinerja dan Monitoring Pemutakhiran Data Mandiri ASN, di Auditorium Zahari MZ, Jum’at, (8/10/2021).

“Ini berlaku per Januari 2022 untuk seluruh pegawai, baik itu guru, pegawai kesehatan, maupun yang ada di OPD di Kabupaten Beltim ini,” jelas Burhanudin.

Aplikasi ini digunakan dalam rangka untuk pencairan Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) bagi ASN di Pemkab Beltim, yang berdasarkan atas kinerja mereka selama satu bulan, dan seluruh ASN diwajibkan melaporkan kinerja mereka per dua minggu.

“Jadi aktifitas mereka (ASN-red) dari jam hadir mereka di kantor sampai jam pulang mereka di kantor, bahkan aktifitas mereka di kantor sesuai dengan tupoksi yang ada di jabatan mereka, itu mereka harus melakukan laporan per dua minggu,” ujar Aan sapaan akrab Burhanudin.

Hasil Kerja Hari Ini Dibuktikan dengan Foto

Menurut Aan, penerapan E-Kinerja bagi ASN di Kabupaten Beltim sangatlah penting guna menunjang kinerja ASN di Pemkab Beltim. Oleh karena itu, dengan diberlakukannya E-Kinerja ini, di tahun depan tidak ada lagi ASN yang hanya duduk diam atau bermain game di kantornya, karena jika masih begitu maka mereka tidak akan mendapatkan TPP secara maksimal.

“Jadi mereka ini tidak bisa lagi main-main seperti datang jam 8, terus datang ke kantor duduk main game, nah itu tidak bisa lagi, jadi apa yang mereka kerjakan hari ini harus dibuktikan dengan foto,” ungkapnya.

Aan menjelaskan, kebijakan ini diambil bukan untuk mengambil hak ASN yang berupa TPP, akan tetapi ini dilakukan guna memperbaiki kinerja ASN, di mana saat ini ASN yang bekerja keras akan mendapatkan TPP yang sama dengan ASN yang berkerja dengan malas-malasan.

Sumber: Prokom Setda Beltim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *