12 Tahun Tabung Sisa Kembalian Belanja, Penyandang Disabilitas Ini Sumbang Ambulance Untuk Masyarakat

by -
Tabung Sisa Kembalian Belanja 12 Tahun, Penyandang Disabilitas Ini Sumbang Ambulance Untuk Masyarakat
Nirwandi (Edi Pintjang) saat mendokumentasikan hasil tabungannya dari sisa belanja selama 12 tahun. Foto: Ist.

Pundi-pundi Uang Sisa Belanja Kue dan Rokok Tersebut Berjumlah Rp 167.900.000,-

Penulis: jb1 | Editor: Subrata Kampit

BELITUNG TIMUR, JABEJABE.co – Dua belas tahun menabung dari sisa kembalian saat belanja di warung, seorang pria bernama Nirwandi asal Desa Selinsing, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berhasil mengumpulkan pundi-pundi uang hingga Rp 167.900.000,-.

Nirwandi merupakan penyandang disabilitas, seorang tuna daksa, namun jalan pincangnya tak memperlambat kesuksesan yang ia raih saat ini. Bahkan aliran rezeki tersebut merupakan jalan tol baginya untuk selalu berbagi terhadap sesama.

Seperti halnya dengan sisa uang kembalian yang jumlahnya tak kurang dari Rp 167.900.000,- tersebut, Nirwandi atau yang akrab disapa Edi Pintjang ini berniat menyumbangkannya untuk alat transportasi di bidang kesehatan bagi masyarakat, yakni Mobil Ambulance.

Demi kebaikan bagi masyarakat, ayah empat anak ini ikhlas membongkar tabungannya berupa uang kertas ribuan yang sudah ia kumpulkan selama dua belas tahun. Uang pecahan Rp 1000,- hingga Rp 20.000,- tersebut diikat dengan dengan karet gelang.

Ngumpul duit kecik-kecik sisa meli jajak kan rukuk, dak terase dua belas tahun, rupenya alhamdulillah hasilnye. (Ngumpul uang kecil sisa kembalian beli kue dan rokok selama dua belas tahun ternyata alhamdulillah hasilnya-Red), ” kata Edi Pintjang, Minggu, 22 Agustus, 2021.

Menurut Edi, nantinya uang sisa kembalian belanja tersebut akan ia belikan untuk satu unit mobil ambulance yang dihibahkan penggunaannya bagi masyarakat sekitar.

“InsyaAllah akan dibelikan mobil APV, dan saat ini kita masih menunggu mobilnya saja, ” ungkap Edi.

Ia berharap, ambulance tersebut dapat membantu masyarakat Desa Selinsing dan sekitarnya yang terkendala sarana transportasi untuk cek kesehatan atau yang hendak melakukan pengobatan ke rumah sakit.

“Tak bermaksud riya, ikhlas lillahi ta’ala, ini semua untuk kepentingan masyarakat kita juga. Mohon juga doanya untuk kelancaran dan mudah-mudahan bulan depan sudah bisa beroperasi untuk membantu masyarakat,” tutup Edi Pintjang.***

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *