Tabrak Kijang dan Warkop di Lampu Merah Pangkallalang, Sopir Carry Meninggal Dunia

by -
Tabrak Kijang dan Warkop di Lampu Merah Pangkallalang, Sopir Carry Meninggal Dunia - 2
Mobil Toyota Kijang dan Suzuki Carry yang terlibat tabrakan di Persimpangan Lampu Merah Pangkallalang, Tanjungpandan, Kamis (2/7/2020).

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Kecelakaan lalu lintas di Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, kembali menelan korban. Kali ini terjadi di Perempatan Lampu Merah Pangkallalang yang melibatkan Suzuki Carry pickup Hitam dan Toyota Kijang pickup Biru. Akibat kecelakaan ini, sopir mobil Suzuki Carry dikabarkan meninggal dunia, Kamis (2/7/2020).

Sayangnya, belum diketahui secara pasti kronologis serta identitas dari korban atas kejadian tersebut. Namun, sebagaimana dikatakan salah satu saksi yang enggan menyebutkan namanya, bahwa sebelum menabrak Warung Kopi Murni, mobil Suzuki Carry Hitam sempat menabrak Toyota Kijang dengan nomor Polisi BN 8783 WL.

“Mobil korban (Suzuki Carry Hitam) nabrak bemper depan dari mobil yang Kijang pickup biru. Nah karena mungkin dia tidak terkendali lagi, si korban ini langsung ke arah kanan dan nerepaklah (Nabraklah) rumah yang ada di situ (Warung Kopi Murni),” katanya kepada jabejabe.co, Kamis (2/7/2020).

Melihat peristiwa tersebut, saksi ini menyebutkan bahwa dirinya sempat meminta tolong untuk segera mengeluarkan korban yang berada di dalam mobil carry hitam.

Setelah pintu mobil korban terbuka, saksi bersama masyarakat mengeluarkan korban dari dalam mobil. Kemudian melihat kondisi korban kritis dan tidak sadarkan diri, saksi berinisiatif untuk membawanya ke rumah sakit.

“Setelah kami angkat, kami diamkan di tepi jalan terlebih dahulu. Melihat kondisi korban sudah tidak sadarkan diri, terus minta tolong ke warga sekitar untuk siapkan mobil agar dibawa ke rumah sakit, cuma tidak ada yang respon. Setelah itu aku pakai mobil aku, minta tolong (angkat Korban) untuk dibawa ke dalam mobil, dan salah satu orang yang berada di mobil Kijang Bak Biru ikut aku,” jelasnya.

Bergegas, saksi kemudian menuju rumah sakit bersama satu orang yang sebelumnya berada di Toyota Kijang Biru tadi dengan niat menolong nyawa korban.

“Setelah sampai di Rumah Sakit Utama, di depan pintu depan benar, berhentilah mobil aku. Setelah berhenti, aku menyentuh nadi korban di bagian leher. Jadi pas aku menyentuh itu sudah tidak ada lagi (denyut nadi). Setelah itu dibawa masuk, kemudian dokter juga sudah menyebutkan berat dan saat itu juga dinyatakan meninggal,” tukasnya.

Hingga berita ini diturunkan, jabejabe.co tengah berupaya mengonfirmasi identitas serta kronologis kepada pihak Satlantas Polres Belitung, namun belum ada jawaban.

Kanit Laka Satlantas Polres Belitung Benarkan Sopir Carry Meninggal dalam Perjalanan ke Rumah Sakit

Terkait kecelakaan ini, Unit Laka Lantas Polres Belitung membenarkan bahwa sopir pikap Carry Hitam tersebut meninggal dunia, Kamis (2/7/2020).

Pernyataan tersebut dikatakan Kanit Laka Lantas Polres Belitung, Aipda Antonius, ketika dijumpai jabejabe.co. Menurutnya, korban yang menggunakan mobil pikap carry hitam tersebut meninggal saat dalam perjalanan ke rumah sakit.

“Ia meninggal dunia saat dalam perjalanan ke Rumah Sakit Utama,” ungkapnya.

Selanjutnya, untuk identitas korban yang yang menggunakan mobil pikap Carry hitam dengan nomor polisi BN 8510 XA yang dikendarai SY (60) warga Balok, Kecamatan Dendang, Kabupaten Belitung Timur.

Sedangkan pengendara mobil pikap Toyota Kijang Biru dengan nomor polisi BN 8783 WL yang dikendarai HY (35) warga Pilang Desa Dukong, Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

Kemudian, ia juga menjelaskan kronologi kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 09.30 WIB tersebut. Saat itu, tepat di Persimpangan Lampu Merah Pangkallalang, Jalan Jendral Sudirman, datanglah mobil pikap Toyota Kijang Biru yang dikendarai HY melaju dari arah Jalan Jendral Sudirman hendak berbelok ke kanan menuju Jalan Pangeran Diponegoro.

Kemudian tiba-tiba datang mobil pikap Carry hitam dengan nomor polisi BN 8510 XA yang dikendarai SY dari arah yang searah.

“Jadi mobil pikap biru itu ada di tengah hendak belok, dan datang mobil carry hitam hendak lurus, karena terlalu dekat sempat nyerempet mobil Kijang Biru bagian pintu sebelah kanannya dan baru banting stir lalu menabrak warung kopi itu,” jelasnya.

Terlebih, lanjut Kanit Laka Lantas, saat kejadian tersebut jalan dalam keadaan licin sehabis hujan.

“Untuk luka luar yang dialami SY tidak ada, mungkin ada luka dalam. Dan, untuk pengendara HY tidak ada luka sedikit pun,” terangnya.

Saat ini kasus tersebut dalam proses penyelidikan Lantas Polres Belitung untuk ditindak lanjuti.

 

Reporter : Faizal / Mondok
Editor: sue