Syukurlah, Dua Kali Tes Swab, Amil Zakat Pangkallalang Negatif Covid-19

oleh -
Syukurlah, Dua Kali Tes Swab, Amil Zakat Pangkallalang Negatif Covid-19 (2)
Direktur RSUD dr. H. Marsidi Judono, dr. Hendra.

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Salah satu Orang Tanpa Gejala (OTG) dengan hasil rapid test reaktif pada Senin (25/5/2020) yakni pasien 1014, sudah menjalani dua kali tes swab dua hari berturut-turut di Laboratorium Biomedis PCR RSUD dr. H. Marsidi Judono.

Sebagaimana rilis resmi yang dikeluarkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) RSUD dr. H. Marsidi Judono Kabupaten Belitung, pada hari Selasa (26/5/2020), pasien 1014 menjalani pemeriksaan spesimen Uji PCR swab tenggorokan pertama dengan hasil negatif.

Selanjutnya pada hari ini, Rabu (27/5/2020), pasien 1014 kembali melakukan proses pemeriksaan spesimen Uji PCR swab tenggorokan kedua dan Laboratorium Biomedis PCR RSUD dr. H. Marsidi Judono kembali merilis dan menyatakan hasilnya negatif.

Sebagaimana diketahui, pasien 1014 berinisial SD (67) laki-laki status ODP warga Pangkallalang, merupakan amil dan pernah kontak dengan pasien 921 positif Covid-19 saat pasien 921 menyerahkan zakat fitrah.

Direktur RSUD dr. H. Marsidi Judono, dr. Hendra, mengatakan, Pusat Deteksi dan Isolasi Covid-19 RSUD dr. H. Marsidi Judono Kabupaten Belitung Laboratorium Biomedis PCR RSUD dr. H. Marsidi Judono, telah melakukan proses pemeriksaan spesimen Uji PCR swab tenggorokan ke-2 terhadap 1 ODP dengan rapid test positif dan 1 pasien PDP, dengan hasil sebagai berikut:

Syukurlah, Dua Kali Tes Swab, Amil Zakat Pangkallalang Negatif Covid-19 (35)

Dengan keluarnya hasil Uji PCR hari ini kata dr. Hendra, jumlah pasien yang telah ditangani oleh GTPPC Kabupaten Belitung tidak bertambah yaitu sebanyak 11 orang dengan 5 pasien Positif Covid-19 telah sembuh dan 6 pasien positif Covid-19 sedang menjalani perawatan dan isolasi di RSUD dr. H. Marsidi Judono Kabupaten Belitung.

Lebih lanjut dikatakannya, pusat deteksi dan isolasi A RSUD dr. H. Marsidi Judono Kabupaten Belitung pun telah melakukan rapid test terhadap 9 OTG kontak dengan Pasien 951, 2 OTG kontak dengan pasien 988, 1 OTG kontak dengan pasien 923 dan 2 OTG kontak dengan pasien 921, sehingga total 14 OTG telah menjalani rapid test dengan hasil seluruhnya Non Reaktif.

dr. Hendra pun mengimbau kepada seluruh masyarakat yang merasa pernah kontak erat, pernah berada dalam satu ruangan, pernah berada dalam satu mode transportasi terhadap keenam pasien positif Covid-19 yang sedang dirawat tersebut harap segera melaporkan dan memeriksakan diri di posko Covid-19 dinas kesehatan terdekat atau pusat deteksi Covid-19 RSUD dr. H. Marsidi Judono Kabupaten Belitung untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan sesuai protap yang berlaku untuk mencegah penyabaran kasus lebih luas.

“Perlu kami ingatkan kepada seluruh kerabat, keluarga, teman, teman kerja, tetangga pasien-pasien positif Covid-19 yang telah di-tracing dan sudah dilakukan pemeriksaan rapid test pertama di Dinas Kesehatan, RS Swasta muaupun Pusat Deteksi Covid-19 RSUD dr. H. Marsidi Judono untuk tetap waspada, isolasi diri, ikuti protap kesehatan pencegahan penularan Covid-19,” kata dr. Hendra.

Selain itu, lanjutnya, tracing pasien positif Covid-19 wajib untuk melakukan pemeriksaan rapid test kedua pada 10-14 hari setelah pemeriksaan rapid test pertama.

“Kecuali sebelum hari ke 10-14 setelah pemeriksaan rapid test pertama ditemukan gejala klinis terkait Covid-19 yaitu demam lebih 38o c, nyeri tenggorokan, batuk, sesak nafas untuk segera datang ke isolasi pusat deteksi Covid-19 RSUD dr. H. Marsidi Judono untuk mendapatkan penanganan sesuai protap yang berlaku,” terangnya.

Pusat Deteksi Covid-19 RSUD dr. H. Marsidi Judono akan terus melakukan rapid test terhadap OTG-OTG hasil tracing pasien positif Covid-19 setiap hari meskipun hari libur dengan jadwal pagi pukul 10.00 sd 12.00 dan sore pukul 15.00 sd 17.00. sedangkan untuk pemeriksaan Uji PCR dengan Alat Real Time PCR TCM Gen Expert jadwal pemeriksaan menyesuaikan. (rel/jb2)

Editor: sue

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *