Sukirman Optimis, Sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Belitung, Yoga Akan Bawa Gaya Baru dan Lebih Baik

by -
Sukirman Optimis, Sebagai Ketua Terpilih DPD II Partai Golkar, Yoga Akan Bawa Gaya Baru (2)
Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Belitung, H. Sukirman. Foto: Faizal/ jabejabe.co.

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Terpilihnya Yoga Nursiwan sebagai Ketua Partai Golkar Dewan Perwakilan Daerah (DPD) II Kabupaten Belitung periode 2020-2025, membawa gaya baru bagi Golkar. Hal ini dikatakan Ketua Fraksi Partai Golkar, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Belitung, H. Sukirman, kepada jabejabe.co, Rabu (30/9/2020).

Menurut Sukirman, Yoga adalah sosok muda yang memiliki jiwa kepemimpinan yang baik, sehingga ia yakin akan membawa Partai Golkar ke arah yang lebih baik ke depan.

“Sebenarnya, kalau Partai Golkar ditata dengan baik, kupikir ke depannya bisa bersaing dengan PDI P. Kalau memang kepemimpinan yang baru. Tapi, kalau kepemimpinan gaya lama, kayak kemaren, dak bisa,” ujar Sukirman, saat ditemui di Ruang Fraksi pada, Selasa (30/9/2020).

Sukirman optimis Yoga dapat mendukung kebijakan-kebijakan baru yang lebih bermanfaat bagi Partai Golkar nantinya. Seperti membantu anggota-anggota kecil untuk dapat suara lebih besar pada pemilihan ke depan, dan juga anggota-anggota lain yang sudah besar menjadi punya keinginan untuk memberikan support (dukungan) kepada yang lebih kecil.

“Selama ini kan setahun sekali pun susah, 5 (lima) tahun malah baru muncul di masyarakat. Kita kan gak mau gitu, kita harus lebih dekat, lebih enak untuk cari suara ke depan, karena masyarakat itu bukan hanya perhatian, tapi harus dibantu,” kata Sukiriman.

Sukirman merasa masih belum puas pada pemimpin sebelumnya, karena masih kurang dari segi keterbukaan. Apalagi keterbukaan itu juga dirasa kurang dari anggota-anggota fraksi lain.

“Jadi dengan munculnya dia (Yoga), mungkin kami sebagai fraksi terbantu juga, untuk konstituennya, gimana ke depannya, kan?” katanya.

Sukirman juga menyinggung jika saat ini Ranting DPD Partai Golkar masih kurang diperhatikan. Bahkan, ranting seperti hanya dimanfaatkan. Karena itulah, ia mengharapkan dengan kepemimpinan Yoga ini, selanjutnya ranting-ranting akan lebih diperhatikan.

“Jika kepengurusan itu (lama) mungkin selama ini, kapan butuh baru mereka (ranting) dimanfaatkan mereka, kan dak boleh gitu seharusnya,” tutur Sukirman.

Di sisi lain, ketika Partai Golkar ini memutuskan sesuatu ke depannya, Sukirman juga meminta kepada Yoga agar lebih terbuka, sehingga anggota lain juga dapat memberikan masukan.

“Kepemimpinan itu sebenarnya kalau mau maju gini lho, pertama jujur, kedua terbuka, ketiga kita harus mencari informasi kepada yang lebih senior di Partai Golkar, jadi orang yang lama-lama senang sama kita,” tukas Sukirman, memberikan masukan kepada kepemimpinan Yoga.

Dalam suatu kepemimpinan, Sukirman yakin jika keterbukaan adalah poin sangat penting, karena dengan keterbukaanlah ada timbul rasa percaya dari anggota lain. Jika tidak, maka ia yakin pemimpin itu akan dihancurkan oleh anggotanya sendiri.

Sukirman juga menyebutkan, dengan senang hati akan membantu Yoga dalam kepemimpinanya. Ia bahkan menawarkan diri untuk Yoga, jika Yoga ingin belajar kepadanya, karena ia yakin dengan umur Yoga yang tergolong masih muda, maka Yoga akan mendapatkan ilmu yang lebih banyak dan akan menjadi pemimpin yang terbaik.

Reporter: Faizal
Editor: sue