Steelindo Siap Suplai 50 Ton Minyak Goreng, HET-nya Cuma Rp 14 Ribu

oleh -
Steelindo Siap Suplai 50 Ton Minyak Goreng, HET-nya Cuma Rp 14 Ribu
Kolase, Kiri: Wakil Bupati Beltim, Khairil Anwar saat memeriksa minyak sawit di Refenery. Kolase, Kanan: Logistik Manager PT. SWP Kelapa Kampit Wiliam Wiryanata (paling kanan) saat mendampingi Wabup Beltim Khairil Anwar (kedua dari kiri) saat meninjau pabrik pengolahan minyak goreng PT. SWP di Kecamatan Kelapa Kampit, Belitung Timur. Foto: Istimewa/Diskominfo Beltim.

Penulis: try | Editor: sue

BELITUNG TIMUR, JABEJABE.coPT. Steelindo Wahana Perkasa (SWP) akan membantu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung Timur (Beltim) untuk mensuplai kebutuhan minyak goreng. Namun kepastian kapan akan dimulainya, masih harus menunggu perizinan dari Kementerian terkait.

Minyak goreng yang akan disalurkan berupa minyak goreng curah sebanyak 50 ton per hari untuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 14 ribu.

Hal ini diungkapkan oleh Logistik Manager PT. SWP Kelapa Kampit Wiliam Wiryanata seusai Rapat Koordinasi dan Kunjungan Kerja terkait Produksi Minyak Goreng Sawit Wakil Bupati Beltim Khairil Anwar di Refenery PT SWP Kelapa Kampit, Senin (21/3/2022).

“Di (Prov. Kepulauan-red) Bangka Belitung sendiri kita akan salurkan setiap harinya 50 ton dan kita akan mencari distributor yang punya akses kepada Kemendag dan Kemenprin. Karena kalau tidak memiliki akses tersebut kita tidak bisa kerjasama, kecuali dalam hal-hal tertentu saja,” kata William.

Penyaluran minyak goreng curah tersebut akan menggandeng Dinas Penamaman Modal, Perizinan Terpadu Satu Pintu dan Perdagangan Kabupaten Beltim. Yang tentunya sudah harus mendapatkan izin dari Kementerian Perdagangan RI dan Kementerian Perindustrian RI.

“Penyaluran ini kalau tidak memiliki perizinan dikerjakan salah, kalau tidak dikerjakan lebih salah lagi. Kalau dikerjakan tanpa distributor tidak jelas bisa menyebabkan kerugian, karena kita juga nanti akan lapor balik kepada Kemendag dan Kemenprin,” ujar William.

Kapasitas produksi minyak goreng di PT. SWP sendiri bisa menghasilkan kurang lebih 800 ton per hari. Terkait kewajiban pemerintah melalui Kemendag No. 12 tahun tahun 2022 untuk perusahaan penghasil minyak goreng wajib dan ditingkatkan dari 20% menjadi 30%. Namun, hal tersebut pasti ada timbal balik dari produsen untuk dapat diekspor.

“Untuk minyak goreng itu kapasitas dalam sehari kalau bahan bakunya tersedia bisa menghasilkan 800 ton/hari. Kita berharap supaya ke depannya perizinan ini akan cepat didapatkan, biar kita bisa segera mensuplai kebutuhan minyak goreng di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” harapnya.*

Sumber: Diskominfo Beltim.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news dari jabejabe.co. Yuk gabung di Grup Telegram Jabejabe.co News Update, caranya klik link Jabejabe.co News Update kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Baca Juga:  Simak Video Sosialisasi Pencegahan Covid 19 Oleh Ketua PPNI Beltim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.