Social Distancing dan #DiRumahSaja? Masyarakat Desa Lintang Beltim Pilih ke Kebun

oleh -
Social Distancing dan #DiRumahSaja Masyarakat Desa Lintang Beltim Pilih ke Kebun
Sekretaris Desa (Sekdes) Lintang, Dariansyah. Foto: Jabejabe News/fg6

SIMPANG RENGGIANG, JABEJABE.co – Jauh sebelum pandemi dari Coronavirus Disease (COVID)-19, Desa Lintang Kecamatan Simpang Renggiang, Belitung Timur sudah menetapkan social distancing bagi warganya.

Hal tersebut dikatakan Sekretaris Desa (Sekdes) Lintang, Dariansyah, yang didampingi Kepala Desa Lintang, Indratno, kepada media, Kamis (16/4/2020).

Dikatakannya, untuk social distancing atau jaga jarak pihaknya selalu melakukan hal tersebut dengan cara pergi ke kebun. Selain itu melakukan pekerjaan di kebun juga untuk menyiasati kesumpekan program #dirumahsaja.

Disebutkannya, 75 persen warga Desa Lintang memiliki kebun. Sekali pun mereka sebagai PNS.

“Kalo masalah jaga jarak dari dulu sudah jaga jarak dengan cara mereka pergi ke kebun mereka masing-masing. Karena mayorintas pekerjaan mereka berkebun sekalipun mereka PNS tetap memiliki kebun,” sebutnya sembari tersenyum.

Lalu, atas pademi Virus Corona atau Covid-19. Pemerintah Indonesia selalu berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan kebijakan-kebijakan. Mulai dari Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) hingga pembatasan jarak sosial antar manusia saja atau Social Distancing.

Melalui kebijakan itu, Pemerintah Desa pun juga sudah mulai umumkan keputusannya, bahwa warga desa yang masih berada di luar daerah sementara waktu tidak di perbolehkan pulang ke kampung halaman. Baik itu bekerja atau pun sedang mengenyam pendidikan.

Kepala Desa Lintang, Indratno, mengatakan, masyarakat desa Lintang tidak memiliki warga yang berada di luar daerah, seperti bekerja dan lainnya. Kecuali yang sedang menimba ilmu pendidikan atau kuliah.

“Paling mereka yang berkuliah saja, tapi kalau untuk pendatang-pendatang tidak ada. Yang sudah-sudah ini mereka yang mencari nafkah ke luar daerah pun tidak ada. Kalo di sini asalkan tidak malas cukup untuk makan,” tegasnya.

Ditambahkannya, warga desa Lintang yang sedang berada di luar daerah yaitu berkuliah, hampir semua sudah berada di desa Lintang.

“Hampir semuanya sudah berada di sini (Warga desa Lintang yang berkuliah) sekitar 1 (satu) bulan lebih. Mereka juga sudah dilakukan isolasi dan kesepakatan bersama dan selalu dipantau oleh kadus-kadus di wilayah masing-masing,” pungkasnya.

Reporter: Faizal
Editor: Subrata

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news dari jabejabe.co. Yuk gabung di Grup Telegram Jabejabe.co News Update, caranya klik link Jabejabe.co News Update kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Baca Juga:  Tak Terima Postingan Istri di Facebook, Pria Asal Simpang Renggiang Ini Lakukan KDRT dan Bakar Rumah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *