SMA Negeri 1 Manggar Lakukan Bimtek Inovasi Pemanfaatan Pembelajaran Jarak Jauh

by -
SMA Negeri 1 Manggar Lakukan Bimtek Inovasi Pemanfaatan Pembelajaran Jarak Jauh (1)

MANGGAR, JABEJABE.co – SMA Negeri 1 Manggar melakukan bimtek inovasi pemanfaatan teknologi pembelajaran jarak jauh, Selasa (4/8/2020). Acara yang didasari oleh program sekolah dalam rangka peningkatan mutu dan kompetensi guru serta pegawai SMA Negeri 1 Manggar akan dilakukan selama tiga hari berturut-turut dengan tiga narasumber yang berbeda.

Ketiga narasumber tersebut adalah Adi Zahriadi, Winda Ari Anggraini, dan Aryogi. Hari pertama pelatihan sendiri diisi oleh Adi Zahriadi yang merupakan Kacabdin Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Wilayah IV. Adi Zahriadi hadir sebagai narasumber sekaligus membuka acara pelatihan tersebut.

Dalam paparannya, Adi Zahriadi secara umum memaparkan mengenai inovasi dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) online.

Menurut Zahriadi, penyelenggaraan pembelajaraan secara tatap muka khususnya untuk wilayah IV Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masih belum pasti. Artinya pembelajaran tatap muka sangat kondisional tergantung perkembangan situasi terkini berkaitan dengan pandemic Covid-19.

Oleh sebab itu, Zahriadi menghimbau para guru untuk selalu siap berinovasi. Terlebih dalam menyediakan layanan pendidikan bagaimanapun situasinya.

Paparan selanjutnya yang disampaikan Zahriadi terkait kendala pembelajaran yang dilakukan di rumah. Terdapat delapan poin kendala yang disampaikan, salah satunya yaitu kurangnya sinergi antara guru, orang tua, dan masyarakat luas.

Oleh sebab itu, Zahriadi mengharapkan agar komunikasi antar tiga pihak tersebut dapat berjalan dengan baik. Hal ini dimaksudkan agar pembelajaran tetap berjalan dalam kondisi yang kondusif. Selain itu, Zahriadi juga memamparkan teknik dan hal-hal yang berkaitan dengan inovasi pembelajaran online tersebut.

Di akhir paparannya, Zahriadi berharap agar seluruh guru tetap dapat menjaga semangat agar ruh pendidikan tidak hilang.

Ditemui setelah acara berlangsung, Adi Zahriadi berharap agar kegiatan ini dapat menjadi cara dan solusi bagi guru.