Sinergi Rohis dan Pramuka Smansa Manggar Peduli, Berbagi Asa di Tengah Bencana

oleh -
Sinergi Rohis dan Pramuka Smansa Manggar Peduli, Berbagi Asa di Tengah Bencana (1)
Kegiatan berbagi kebaikan di bulan Ramadhan oleh Siswa SMA Negeri 1 Manggar Belitung Timur. Foto: Smansa Manggar for Jabejabe News.

MANGGAR, JABEJABE.co – Berbagai macam kesulitan terjadi di setiap aspek kehidupan dikarenakan virus korona. Dampak akibat pandemi virus ini membuat masyarakat semakin sulit, terutama masyarakat dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah.

Kondisi yang tidak menguntungkan ini membuat sejumlah lapisan masyarakat di Indonesia bahu-membahu untuk mengentaskannya. Termasuk di dalamnya berbagai ekstrakurikuler yang ada dalam lingkungan sekolah, seperti halnya Rohis dan Pramuka SMA Negeri 1 Manggar.

Kedua ekstrakurikuler ini melakukan kegiatan sosial untuk membantu sesama terutama untuk mereka yang terdampak pandemi Covid-19 dan dalam rangka berbagi di bulan suci Ramadhan.

Rohani Islam SMA Negeri 1 Manggar atau yang lebih dikenal dengan Rohis Smansa dalam hal ini melakukan kegiatan dengan tema “Smansa Peduli: Berbagi Asa di Tengah Bencana”. Kegiatan ini pada dasarnya dilakukan oleh Rohis SMA Negeri 1 Manggar dengan mengumpulkan donasi.

Donasi yang telah dikumpulkan mulai dari tanggal 20 April sampai dengan 18 Mei 2020 tersebut kemudian didistribusikan kepada mereka yang memang benar-benar layak untuk diberikan bantuan terutama warga SMA Negeri 1 Manggar sendiri.

Dalam kegiatan ini Rohis SMA Negeri 1 Manggar membuka donasi dalam bentuk sembako, alat pelindung diri, masker, sarung tangan, hand sanitizer, sabun cuci tangan, uang , ataupun barang yang bermanfaat lainnya.

Sampai tanggal 18 Mei 2020, hasil donasi yang terkumpul dalam kegiatan ini sejumlah Rp.9.848.000,- dan beberapa barang lainnya. Hasil berupa uang kemudian dibelikan sembako sebanyak 150 paket yang terdiri dari beras, mie instan, gula, minyak, susu dan masker. Paket tersebut kemudian didistribusikan kepada 60 orang penerima dalam lingkup SMA Negeri 1 Manggar dan selebihnya dibagikan kepada masyrakat yang membutuhkan.

Selain paket sembako, hasil donasi juga dibagikan dalam bentuk uang tunai serta air kemasan kepada anak yatim dan manula. Kegiatan pembagian ini berlangsung selama dua hari dari tanggal 19-20 mei 2020. Hari pertama kegiatan didistribukan 100 paket sembako, selebihnya dibagikan pada hari kedua sebanyak 50 paket sembako.

Baca Juga:  Openpit Nam Salu Diprediksi Geologis Masih Mengandung 600.000 Ton Bijih Timah

Ketua Rohis SMA N 1 Manggar, Muhammad Afik Agiesta, mengatakan, kegiatan ini mengajarkan untuk selalu bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah. Dalam hal ini ia merasa lebih lebih beruntung karena ternyata di luaran sana masih banyak orang yang hidupnya kekurangan namun tidak pernah mengeluh dan selalu bersyukur.

Ia juga merasa senang dan bangga dapat menjadi bagian dari kegiatan ini. Harapannya kegiatan ini dapat menjadi motivasi untuk terus berbagi terutama bagi anggota Rohis dan warga SMA Negeri 1 Manggar serta masyarakat pada umumnya.

Sementara itu Osteo Hasanah selaku Pembina Rohis SMA Negeri 1 Manggar secara khusus mengatakan, kegiatan ini diharapkan dapat membangun karakter peserta didik menjadi pribadi yang dermawan dan bermurah hati.

“Kita mengajarkan kepada para siswa agar selalu bersyukur dan terus berbagi dalam keadaan apapun”, ungkapnya.

Beliau juga mengatakan bahwa kegiatan ini sebenarnya merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh Rohis di bulan Ramadhan. Namun berbeda dengan tahun sebelumnya yang berupa bazar murah, tahun ini semuanya benar-benar diberikan gratis.

Selain itu mekanisme pemberian bantuan juga dilakukan secara door to door dengan memperhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Para siswa yang bertugas dilengkapi dengan alat pelindung diri berupa masker dan sarung tangan serta tetap menjaga jarak saat membagikan paket tersebut,” pungkasnya.

Secara umum, Osteo Hasanah juga mengatakan bahwa rata-rata penerima bantuan mengaku senang dan terharu menerima bantuan yang diberikan. Hal ini dikarenakan para penerima benar-benar merasakan manfaat dari kegiatan ini walaupun nilainya tidak banyak. Namun mereka sangat menghargai dan mengapresiasi pihak-pihak yang terlibat, terutama para siswa, donatur, dan pihak sekolah. (rel)

Editor: sue

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *