Silaturahmi dan Rapat Pleno di Dispora, Ini Hal-hal Penting Bahasan KNPI Beltim

oleh -

MANGGAR, JABEJABE.co – Komite Nasional Pemuda Indonesia Kabupaten Belitung Timur ( KNPI Beltim ) menggelar Rapat Pleno Pengurus di Ruang rapat kantor dinas pemuda dan olahraga di komplek GOR Damar, Rabu (23/9/2020).

Ketua Terpilih DPD KNPI Beltim priode 2020 – 2023, Nazirwan, S.H., mengatakan rapat yang digelar pasca Musda KNPI Beltim ini bertujuan untuk pengembangan manajemen organisasi kepemudaan.

“Selain itu Rapat Pleno ini juga sebagai ajang silahturahmi pengurus, karena untuk pertama kali saling bertemu setelah Musda,” ujar Nazirwan.

Lebih lanjut dijelaskannya, dalam kesempatan rapat itu pula ditunjuk ketua kegiatan untuk menyusun Muscam se Kabupaten Beltim Dan Ketua Kegiatan Sumpah Pemuda.

Sementara itu, Kepala Dispora Beltim Matur Noviansyah mengatakan, ada empat hal yang menjadi inti komunikasi antara Dispora dan DPD KNPI Beltim.

Pertama, Matur menyampaikan kepada KNPI dan OKP yang tergabung dalam KNPI untuk aktif dalam perencanaan program kegiatan pembangunan, terutama di desa-desa yang saat ini sudah mulai menyusun RPJMDes.

“Bagi desa-desa yang telah selesai melaksanakan Pilkades dan sudah ada kepala desa yang defenitif, kami minta kawan-kawan yang berdomisili di masing-masing wilayah agar mereka ikut aktif memberikan sumbang saran atau sumbangan program untuk program – program kepemudaan di tingkat Desa,” ujar Matur.

Selajutnya kedua, lanjut Matur, Dispora menyampaikan kepada KNPI agar OKP segera membenahi organisasi mereka, terutama dari aspek legalitas formal dan administrasi untuk masing-masing OKP.

“Misalnya landasan hukum terbentuknya OKP, susunan pengurus dan sebagainya. Jadi OKP yang tergabung dalam KNPI nanti memiliki administrasi yang tertib. Nah itu gunanya nanti apabila pemerintah daerah mempunyai program yang bisa didistribusikan atau alokasikan bagi OKP, maka mereka sudah memenuhi persyaratan sebagai organisasi yang memiliki kelengkapan atau dasar-dasar hukum yang jelas,” terang Matur.

Selanjutnya ketiga, kata Matur, kaitannya dengan situasi dan kondisi Beltim saat ini yang dalam proses pelaksanaan Pilkada pada tahun 2020, Dispora meminta kepada KNPI agar menjaga situasi dan kondisi yang kondusif.

“Agar mereka tidak terpecah-belah dan terkooptasi dengan kegiatan politik praktis dan kami minta KNPI tidak mengatasnamakan atau membawa KNPI dalam kegiatan – kegiatan politik praktis,” ujarnya.

Baca Juga:  Jauhi Gadget, Dekatkan Anak dengan Kehidupan Sosial di Rumah Baca Juara – Dendang Beltim

Namun demikian, Matur menjelaskan bahwasannya KNPI tidak dilarang atau bahkan didorong untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan dalam mendukung terlaksananya Pilkada yang damai.

“Kesepakatan ataupun komitmen untuk menyelenggarakan Pilkada yang damai dan sebagainya itu dipersilakan apabila KNPI mempunyai gagasan atau inisiatif untuk melakukan kegiatan-kegiatan seperti itu,” jelasnya.

Kepala Dispora juga mengimbau para pemuda agar terlibat aktif dalam Pilkada dan mendukung penyelenggaraan Pilkada yang damai, jujur, dan adil.

Dan hal terakhir, yaitu keempat, Matur meminta kepada KNPI untuk mengambil bagian dalam pelaksanaan Pilkada, terutama pada hal-hal yang sifatnya objektif atau tidak terkait dengan kegiatan politik praktis.

“Misalnya, mereka boleh saja untuk menjadi bagian dalam kegiatan pemantauan pemilu. Nah itu boleh – boleh saja karena ada OKP yang kelihatannya sudah melakukan koordinasi dengan KPU untuk menjadi pemantau pemilu,” tukasnya. (jb/rel)

Editor: sue

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news dari jabejabe.co. Yuk gabung di Grup Telegram Jabejabe.co News Update, caranya klik link Jabejabe.co News Update kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *