Sikat Tambang Ilegal dan Bukan Zona Tambang, Sanem: Apalagi TI Suntik Menyuntik, Sikat!

oleh -
Sikat Tambang Ilegal dan Bukan Zona Tambang, Sanem, Apalagi TI Suntik Menyuntik, Sikat
Kolase, Kiri: Bupati Belitung H. Sahani Saleh, S.Sos. Kanan: Suasana Rapat Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Kabupaten Belitung terkait Tambang Inkonvensional (TI) di wilayah administrasi Kabupaten Belitung yang dilaksanakan di Ruang Rapat Bupati sekitar pukul 09.00 WIB, Rabu (2/2/2022). Foto: Istimewa/ Dok. Setda Belitung.

Reporter: dx | Editor: sue

BELITUNG, JABEJABE.co – Bupati Belitung H. Sahani Saleh, S.Sos memimpin Rapat Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Kabupaten Belitung terkait Tambang Inkonvensional (TI) di wilayah administrasi Kabupaten Belitung, Rabu (2/2/2022)

Dihadiri Kapolres Belitung, Dandim 0414 Belitung, dan Danlanud ASH, serta instansi terkait, pertemuan dilaksanakan di Ruang Rapat Bupati Belitung sekitar pukul 09.00 WIB.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Belitung yang akrab disapa Sanem ini menyampaikan terkait izin-izin pertambangan, pihaknya memang tidak ada kewenangan. Akan tetapi, Pemda Belitung memiliki kewenangan karena berkaitan dengan Perda tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

Menurut Sanem, Pemda Belitung sudah membuat komitmen dengan Polres Belitung, Kondim 0414 Belitung, Lanud H.AS Hanandjoeddin, serta seluruh unsur Forkopimda dan DPRD yang pada intinya Pemda tidak ada kewenangan untuk urusan izin-mengizin tambang. Namun demikian, dalam ranah ini Pemda Belitung memiliki aturan atau regulasi yang harus ditegakan, dalam hal ini RTRW.

RTRW di wilayah Kecamatan Tanjungpndan, lanjut Sanem, tidak ada penambangan kecuali yang masih berjalan atau aktif seperti tambang kaolin.

“Jenis tambang apapun di wilayah Tanjungpndan tidak ada, apalagi TI suntik-menyuntik sikat!” kata Sanem.

Lebih lanjut menurut Sanem, di dalam RTRW, pihaknya sudah mengatur tidak ada Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR). Kemudian RTRW di Kabupeten Belitung sudah tergambar di mana wilayah pertambangan, di mana wilayah hutan lindung, hutan produksi dan sebagainya.

“Karenanya apabila ada tambang apapun di wilayah yang tidak sesuai dengan zona-zona yang ditetapkan dalam RTRW, akan kita tegakkan, kita sikat,” tegasnya lagi.

Sanem heran, ia menilai barang mustahil tidak tahu adanya aktifitas TI di wilayah pemukiman dan merusak fasilitas umum.

“Okelah, untuk kemarin-kemarin masih kita himbau, untuk sekarang ini langsung jalur hukum,” ujarnya.

Sementara itu untuk pengakan hukum, dkatakan Sanem Pemda Belitung sudah bekerja sama dengan Polres, Kodim, Lanud, Sat Pol PP, dan Kejari.

“Dalam menagakkan RTRW ini, di depannya tetap perangkat kita Sat Pol PP, Kades, Kadus, dan RT,” tuntas Sanem.*

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news dari jabejabe.co. Yuk gabung di Grup Telegram Jabejabe.co News Update, caranya klik link Jabejabe.co News Update kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Baca Juga:  Polres Belitung Ciduk Penjual Togel, Barang Bukti Buku Tafsir Mimpi dan Uang Tunai Diamankan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.