Sidang Laka Lantas Depan Sumber Jadi Pangkallalang, Mastur Dituntut 3,6 Tahun Penjara

by -
Sidang Laka Lantas Depan Sumber Jadi Pangkallalang, Mastur Dituntut 3,6 Tahun Penjara
Suasana persidangan di Pengadilan Negeri Tanjungpandan. Foto: ist.

Mastur Dianggap Terbukti Lalai Saat Berkendara dan Mengakibatkan Korban Meninggal Dunia

Penulis: */ | Editor: su3

BELITUNG, JABEJABE.co – Sidang Kasus, kasus laka lantas di putaran balik depan Dealer Sumber Jadi, Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Pangkallalang, Kec. Tanjungpandan Kab. Belitung yang mengakibatkan meninggalnya Antonius Siagian (69), dan luka berat yang dialami kedua cucunya Anjelikus Gok Juma Siagian (13) dan Fidelis Lasma Ulae Siagian (11) dibacakan di Pengadilan Negeri Tanjungpandan Belitung akan memasuki babak akhir.

Sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Tanjungpandan, Belitung pada Rabu (18/08/2021) beragendakan pembacaan tuntutan bagi terdakwa Mastur bin Mawi.

Mastur dianggap terbukti berkendara dengan lalai sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia sebagaimana diatur dalam Undang-undang nomor 22 tahun 2009 ayat 4, tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ).

Mastur juga dianggap terbukti di persidangan menyebabkan korban luka berat sebagaimana diatur Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) pasal 310 ayat 3.

“Kami menjatuhkan pidana kepada Mastur bin Mawi 3 tahun 6 bulan,” ujar Jaksa penuntut umum (JPU), Tri Agung Santoso.

Lebih lanjut dipaparkan Agung, Mastur dituntut karena terbukti melanggar dan lalai selama proses persidangan berjalan. JPU juga menambahkan beberapa pertimbangan yang memberatkan perbuatan terdakwa.

“Selain perbuatan, terdakwa mengakibatkan korban meninggal dan luka berat. Terdakwa juga tidak memiliki itikad baik, kepada korban atau keluarga korban, terdakwa belum pernah memberikan biaya pemakaman ataupun biaya pengobatan kepada korban atau ahli waris,” ujar Agung.

Majelis hakim yang diketuai Melina Nawang Wulan, S.H., M.H menyatakan persidangan akan kembali digelar pada Rabu (25/08/2021) dengan agenda putusan pengadilan.

Keluarga Almarhum Antonius Siagian, yang diwakili Rosa Siagian, beberapa waktu yang lalu melakukan klarifikasi jika ayah mereka tidak memotong jalan dan tidak ngebut, semua sudah terbukti di persidangan.

Keluarga korban Almarhum Antonius Siagian baru melakukan klarifikasi beberapa waktu lalu karena keluarga korban menghormati proses hukum sedang berjalan.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *