Seorang Anak di Bawah Umur di Tanjungpandan Curi Honda Beat Saat Korban Sholat Subuh

by -
Seorang Anak di Bawah Umur di Tanjungpandan Curi Honda Beat Saat Korban Sholat Subuh (1)
Ilustrasi pencurian sepeda motor. (Net).

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Curi satu unit sepeda motor, seorang anak di bawah umur terpaksa harus diamankan Jajaran Unit Reskrim Polres Belitung, Minggu (10/1/2021).

Anak di bawah umur tersebut berinisial MAL yang mana ia diamankan lantaran diduga telah mencuri satu unit sepeda motor Honda Beat berwarna merah – putih dengan Nomor Polisi BN 2195 WD milik Sepri Saputra (23) Warga Desa Air Merbau.

Kasat Reskrim Polres Belitung, AKP Chandra mengatakan kejadian tersebut terjadi pada Senin (4/1/2021) lalu sekira pukul 04.30 WIB di Masjid Al-Muqorobbin yang beralamat di Jalan Kerjan Desa Air Merbau, Tanjungpandan.

Si korban yakni Sepri, kehilangan motornya saat ia sedang menjalankan sholat subuh bersama adiknya di sebuah masjid yang tidak jauh dari kediamannya tersebut.

“Kejadian tersebut terjadi pada saat korban bersama dengan adiknya pergi untuk melaksanakan ibadah sholat subuh di Masjid Al-Muqorobbin dengan menggunakan sepeda motor. Setibanya di lokasi adik korban ini memarkirkan kendaraan sepeda motor yang dikendarainnya di parkiran Masjid Al-Muqorobbin dengan kunci dicabut dan diletakkan di box depan motor tersebut,” sebut AKP Chandra.

Kemudian setalah korban bersama adiknya selesai melaksanakan Ibadah Sholat Subuh dan hendak pulang, keduanya mendapati kendaraan mereka sudah tidak ada lagi di parkiran Masjid Al-Muqorobbin dan korban langsung melaporkan kehilangan motor tersebut.

Sementara itu, AKP Chandra juga membeberkan kronologis penangkapannya yang mana pada Minggu (10/1/2021) sekira pukul 01.00 WIB, anggota Opsnal mendapatkan informasi dari masyarakat dan telah mendapatkan identitas pelaku curanmor tersebut.

Kemudian anggota Opsnal ini melaksanakan patroli di seputaran Jalan Bulok Kelurahan Kampung Damai, setelah itu anggota Opsnal langsung mendatangi pelaku yang sedang nongkrong.

“Saat tim melalukan pemeriksaan identitas kendaraan, pelaku tidak bisa menunjukan identitas motor yang ia bawa tersebut. Saat anggota Tim Opsnal ingin mengamankan pelaku, pelaku mencoba melarikan diri, namun anggota berhasil mengamankan pelaku dan membawa pelaku ke kantor Polres Belitung untuk dimintai keterangan,” terangnya.

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp. 9.709.300,- ( Sembilan Juta Tujuh Ratus Sembilan Ribu Tiga Ratus Rupiah ) dan melaporkan ke SPKT Polres Belitung.

Reporter: fg6
Editor: sue