Hasil Seleksi CASN PPPK Tuai Polemk, Begini Penjelasan Kepala BKPSDM Belitung Timur

oleh -
Hasil Seleksi CASN PPPK Tuai Polemk, Begini Penjelasan Kepala BKPSDN Belitung Timur
Kolase - Kiri: Ilustrasi CAT seleksi PPPK. Kanan: Kepala BKPSDM Belitung Timur, Yuspian. Foto: istimewa.

Penulis: jb1 | Editor: sue

BELITUNG TIMUR, JABEJABE.co – Pengumuman hasil seleksi CASN (Calon Aparatur Sipil Negeri) untuk PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) di Kabupaten Belitung Timur tuai polemik.

Pasalnya, pasca test sistem Computer Assisted Test (CAT) untuk PPPK yang dilaksanakan pada 23 September 2021 lalu, muncul pengumuman tertanggal 8 Desember 2021 yang memuat informasi membingungkan para peserta.

Pengumuman ini merupakan hasil tes seleksi CASN PPPK Belitung Timur tahun 2021 yang dikirimkan BKN dan diumumkan melalui website bkpsdm.belitungtimurkab.go.id.

Pada pengumuman pertama ini, beberapa peserta dinyatakan lulus, meskipun sebelumnya, yakni saat mereka melihat hasil pengumuman tersebut melalui akun peserta via SSCASN 2021 di https://sscasn.bkn.go.id/ dinyatakan tidak lulus.

Sebaliknya, perserta yang sudah tahu dirinya lulus, namun pada pangumuman pada tanggal 8 Desember tersebut malah dinyatakan tidak lulus. Mereka pun bingung.

Ueforia yang Berakhir Pengaduan

Para peserta tes yang sudah tahu dirinya tidak lulus saat mengecek di akun login peserta https://sscasn.bkn.go.id/ dan mengetahui dirinya lulus pada pengumuman tanggal 8 Desember 2021 sempat bereuforia.

Namun demikian, saat melihat pengumuman perbaikan hasil seleksi kompetensi PPPK (Non Guru) pada tanggal 15 Desember 2021 dan tahu bahwa mereka kembali tidak lulus, peserta ini kemudian mengadukan hal tersebut ke Bupati Belitung Timur dan DPRD Belitung Timur.

Bahkan, menurut info yang diterima media ini, guna menindaklanjuti aduan, Ketua DPRD Belitung Timur, Fezzi Uktolseja pun berecana mengajak BKPSDM Belitung Timur untuk meminta kejelasan masalah ini ke BKN.

Kesalahan Data dari Panselnas

Menanggapi hal ini, Kepala BKPSDM Belitung Timur, Yuspian mengakui bahwasannya memang ada kesalahan data dari Panselnas.

Baca Juga:  Bravo! Polres Beltim Raih Juara 1 Umum Penilaian Kinerja Tingkat Polda Kep. Babel

“Namun sudah mereka koreksi secara resmi. Seluruh peserta yang memang berhak lulus tetap terjamin kelulusannya,” kata Yuspian.

Berdasarkan informasi yang dirangkum jabejabe.co, diduga kesalahan perhitungan ini ada kaitannya dengan hasil tes SKB Pranata Komputer, salah satu tes tambahan yang dilakukan BKPSDM Belitung Timur.

Saat ditanya terkait hasil perhitungan yang dimaksud dan hubungannya dengan tes SKB Pranata Komputer, Yuspian mengatakan bahwa pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk memastikan penyebab perubahan hasil.

“Kita tak memiliki kewenangan untuk memastikan penyebabnya, karena yang melakukan proses rekonsiliasi hasil CAT dan SKB tambahan langsung dari BKN/ Panselnas,” terang Yuspian.

Berdasar hasil yang muncul, Yuspian menilai justru SKB dalam rangka untuk memperbesar peluang kelulusan bagi pelamar jabatan pranata komputer yang semula tidak ada yang lolos passing grade.

Namun demikian, lanjut Yuspian, saat ini masih masa sanggah. Yang mana seluruh peserta yang merasa dirugikan atau diketahui ada kekeliruan hasil CAT dapat mengadukan secara resmi dalam masa sanggah menggunakan akun masing-masing saat mendaftar, sebagaimana pengumuman.

“Dalam pengumuman hasil CAT selalu disebutkan masa sanggah, guna memberi kesempatan perbaikan oleh peserta dan memastikan tidak ada yang ‘dirugikan’,” ujarnya.

Sanggahan, kata Yuspian, adalah terkait hasil nilai yang diumumkan dibandingkan dengan hasil dan bukti yang dimiliki oleh peserta sebelumnya dan hal-hal lain yang terkait dengan pengumuman tersebut.

“Yang tidak boleh (Disanggah) hal-hal yang tidak berkaitan dengan hasil pengumuman,” imbuhnya.

Dijelaskan Yuspian, seluruh mekanisme, kriteria, dan syarat kelulusan telah diatur dalam Permenpan, termasuk ketentuan passing grade untuk masing-masing jabatan yang dilamar (Sesuai dengan pengumuman-pengumuman yang telah disampaikan kepada peserta).***

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *