Sejak Wabah Covid-19, Order Nguli Panggul Pelabuhan Tanjungpandan Sepi, Pria ini Nekad Nyuri HP Buat “Ngelem”

oleh -
Sejak Wabah Covid-19, Order Nguli Panggul Pelabuhan Tanjungpandan Sepi, Pria ini Nekad Nyuri HP Buat “Ngelem”
Pelaku pencurian handphone (dalam tiga format), Mursalin (18) yang berdomisili di Gang Cantik, Kelurahan Parit, Tanjungpandan, saat diamankan jajaran Polsek Tanjungpandan. Foto: Jabejabe News/Faizal.

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Tak mempunyai uang untuk “ngelem” Aibon, seorang pria asal Pulau Pongok, Bangka Selatan, nekat mencuri Handphone (HP) di sebuah rumah warga, Selasa (31/3/2020).

Pria tersebut bernama Mursalin (18) yang berdomisili di Gang Cantik, Kelurahan Parit, Tanjungpandan.

Walaupun belum sempat menjual barang curiannya, Mursalin mengaku akan menjual barang hasil curiannya yakni HP merek Nokia itu untuk membeli lem Aibon.

Ia juga mengaku kesehariannya bekerja sebagai kuli panggul di Pelabuhan Tanjungpandan. Namun, karena saat ini barang sedang sepi dan ia tak mendapatkan penghasilan, lalu ia memutuskan untuk mencuri.

“Saya biasanya pakai 2 (dua) kaleng satu hari. Kemudian uang itu (jika HP laku dijual) juga akan saya gunakan untuk makan, tidak ada pemasukan sama sekali. Barang di Pelabuhan sepi. Saya melakukan aksinya sendiri,” katanya, Kamis (2/4/2020).

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Tanjungpandan, IPDA I Made Wisma, mengatakan, pelaku sendiri merupakan seorang residivis yang sudah dua kali masuk penjara.

“Yang dulu dia masih berstatus di bawah umur, kasusnya sama maling juga, di Polres satu kali dan di Polsek satu kali. Namun kali ini ia sudah berumur 18 tahun dan bukan masuk kategori anak-anak lagi,” katanya kepada jabejabe.co, Kamis (2/4/2020).

Kemudian, IPDA I Made Wisma juga membeberkan kronologis kejadiannya. Katanya, kejadian tersebut terjadi pada, Selasa (31/3/2020) sekira pukul 23.30 WIB. Di rumah korban yang beralamat di Jalan Dewi Sartika, Kelurahan Kota, Tanjungpandan.

“Pelaku masuk kerumah korban memanjat melalui jendela yang tidak dikunci dan memasuki ruang tengah dan pada saat itu dia (pelaku) mengambil HP Nokia warna biru,” kata Kanit.

Sialnya, setelah dia mengambil handphone, korban yang ternyata tidur di ruang tengah, tiba-tiba bangun.

Baca Juga:  Bertambah Satu dari Desa Aik Rayak, Kini Pasien Positif COVID-19 di Babel Ada 7 Orang

“Waktu korban bangun langsung si pelaku berlari ke luar rumah. Setelah itu, pelaku bertemu dengan seorang saksi. Tapi sebelum bertemu saksi itu pelaku ini melempar barang hasil curiannya di semak-semak dan dilihat oleh saksi,” lanjutnya.

Merasa curiga, saksi yang melihat pelaku membuang Handphone kemudian saksi langsung mengejar pelaku, dan berhasil mengamankan pelaku yang sudah terpojok di Lapangan Tenis belakang Kantor PM.

“Setelah mengamankan pelaku itu, saksi bersama warga sekitar melapor ke Polsek Tanjungpandan, Rabu (1/4/2020) sekitar Pukul 01.00 WIB,” tuturnya.

Atas kejadian tersebut polisi menyangkakan pelaku dengan Pasal 363 ayat 1 KUHPidana dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun.

Reporter: Faizal
Editor: Subrata

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *