Sejak Pandemik Covid 19, Pemandu Wisata di Belitung Ini Bahkan Tak Kantongi Uang Rp 5 ribu

oleh -
Sejak Pandemik Covid 19, Guide Tamu Wisata di Belitung Ini Bahkan Tak Kantongi Uang Rp 5 ribu
Suasana kunjungan wisatawan di Pulau Batu Berlayar, Belitung. Foto: Jabejabe News/dok

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Dampak dari penyebaran Virus Corona di Belitung, beberapa pelaku usaha UMKM, agen travel, mau pun pemandu wisata mengeluhkan tidak adanya pemasukan.

Kepada jabejabe.co, Selasa (31/3/2020), salah satu pemandu wisata di Belitung, Nopriyanto mengeluhkan tidak adanya pemasukan sejak Virus Corona mewabah di Indonesia.

Bapak dari dua orang anak tersebut menyebutkan, normalnya sebelum terjadinya pandemik Covid 19, ia memiliki penghasilan sekitar Rp.4,5 juta untuk perbulannya. “Saat ini susah, mau kerja apalagi kita. Tabungan juga tidak ada,” sebutnya.

Mirisnya lagi, ia bercerita bawasannya tadi pagi istrinya meminta uang kepadanya untuk membeli detergen namun dengan sangat terpaksa ia menyuruh kepada istrinya untuk berhutang dahulu kepada pemilik warung.

“Pertama kali ingin nangis rasanya saat uang Rp5 ribu buat beli detergen saja tidak mampu,” keluhnya.

Tak sampai di situ, ada orang bank yang menelponnya untuk menagih pinjaman. “Ya saya bilang aja gak ada uang saat ini. Dan saya harap mereka mengerti,” tuturnya.

Di tempat lain, salah seorang pemilik UMKM di Belitung, MM juga mengeluhkan akan tidak lakuknya lagi oleh-oleh kericu miliknya. “Biasanya cukup lah untuk membantu suami sedikit-sedikit, ini sudah tidak produksi lagi satu bulan terakhir. Suami juga kurang penghasilannya,” tuturnya.

 

Reporter: Faizal
Editor: Subrata

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *