Sebelum Tewas Tergantung, Pria Asal Lilangan Tuliskan Pesan Menyentuh

by -
Sebelum Tewas Tergantung, Pria Asal Lilangan Tuliskan Pesan Menyentuh
Kolase: (Kiri) Rumah kediaman korban di Desa Lilangan. (Kanan) Anggota Polsek Gantung saat menunjukkan posisi di mana korban menggantungkan tali/ kain sarung dalam peristiwa dugaan gantung diri di Desa Lilangan, Kamis (8/4/2021). Foto: Ist. Humas Polsek Gantung.

GANTUNG, JABEJABE.co – Sebelum melakukan dugaan aksi bunuh diri, laki-laki berinisial L (25), Warga Dusun Lilangan, Desa Lilangan Kec. Gantung, sempat menitipkan pesan, Kamis (8/4/2021).

Dalam pesannya, diduga korban menulis kalimat minta maaf kepada istrinya, karena menurut korban ia tidak bisa membahagiakannya serta menyesal sudah melakukan hal itu.

Korban pun menuliskan semoga istrinya mendapatkan (Pengganti) yang terbaik. Selain itu, korban juga meminta agar disampaikan permintaan maaf kepada keluarganya.

Hal yang tak kalah mengharukan ialah, korban menuliskan/ mengungkapkan terima kasih kepada mereka yang ada/ mau hadir dalam kehidupannya.

Berikut isi pesan korban:

Sebelum Tewas Tergantung, Pria Asal Lilangan Tuliskan Pesan Menyentuh - A2

MAK AKA KAMEK BANYAK MINTA MAAF YE, KARNE KAMEK NDAK DAPAT NGEBAHAGIAKAN MIKAK DAN KAMEK LA NYESAL NGELAKUEK ITU SEMUE. SEMOGA MIKAK DAPAT NOK TERBAIK DARI KAMEK DAN SEBUT KAN KELUARGE AKU, AKU MINTA MAAF, MAAF SEBESAR BESARE. MAKASE LA NAK ADE DI IDUP AKU

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kapolsek Gantung Iptu Wawan Suryadinata, Seizin Kapolres Belitung AKBP Jojo Sutarjo mengungkapkan, sekitar pukul 09.00 WIB, sebelum terjadinya peristiwa dugaan bunuh diri tersebut, korban sempat berpamitan hendak pergi ke Jangkar Asam.

Selanjutnya, korban pulang ke rumah tanpa diketahui istrinya.

“Sekitar pukul 15.30 WIB, istri korban pulang dari rumah saudaranya di Dusun Lilangan dan mendapati korban sudah tergantung di tiang pintu,” ujar Wawan.

Atas peristiwa tersebut, lanjut Wawan, korban meninggal dunia dengan posisi leher terikat dengan kain sarung warna coklat bercorak putih. Sementara itu posisi ujung kaki sedikit menempel ke lantai.

Menyadari hal tersebut, lanjutnya, saksi (Istri korban) langsung memanggil tetangga untuk membantu melepaskan ikatan kain sarung yang terlilit di leher korban.

Sekira pukul 17.00 WIB sore korban dibawa ke Puskesmas Gantung untuk dilakukan Visum et Repertum.

Adapun pihak Kepolisian dari jajaran Polsek Gantung mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) helai kain sarung berwarna coklat corak putih sepanjang 1,5 meter dan sepucuk surat dari korban berisi pesan.*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *