Satgas COVID RSUD Beltim Ambil Sampel Tes Swab Orang Tracking Pasien Positif Tanjungpandan

by -
Satgas COVID RSUD Beltim Ambil Sampel Tes Swab Orang Tracking Pasien Positif Tanjungpandan - 1
Ilustrasi: Pixabay

MANGGAR, JABEJABE.co – Tim Satgas COVID-19 RSUD Belitung Timur melakukan tes swab terhadap empat orang warga Desa Lalang Kecamatan Manggar, Minggu (19/4/20). Hasil tes baru dapat diketahui dalam 5-7 hari ke depan.

Ketua Tim Satgas COVID-19 RSUD Beltim dr.Hotma Banjarnahor mengungkapkan pengambilan sampel dilakukan lantaran ke empat orang yang merupakan satu keluarga ini pernah melakuka n kotak dengan pasien positif COVID-19 di Kabupaten Belitung.

Hasil tracking Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Kabupaten Beltim menyatakan jika dua orang pernah melakukan kontak langsung. Sehingga dua orang keluarga tersebut berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) sedangkan dua lainnya menjadi Orang Tanpa Gejala (OTG).

“Pengambilan swab dilakukan terkait hasil tracking dari Dinas Kesehatan Kabupaten Beltim. Di mana mereka menelusuri siapa saja yang orang-orang yang sudah berkontak langsung dengan pasien positif di Tanjupandan,” ungkap Hotma kepada Diskominfo Beltim di Ruang Satgas COVID-19 RSUD Beltim, Senin (20/4/20).

Dokter Spesialis Bedah itu mengatakan jika sebelumnya dua orang tersebut sudah pernah melakukan rapid tes dan hasilnya negatif. Namun untuk memastikan keakuratan, Tim Satgas COVID-19 RSUD Beltim memutuskan melakukan swab tes.

“Setelah berkonsultasi dengan Dinkes Provinsi Babel mengusulkan langsung tes swab. Ini untuk memastikan keakuratan, kalau hanya rapid tes hasilnya kurang akurat,” kata Hotma.

Sampel spesimen sudah dikirimkan menggunakan pesawat udara, Senin Siang. Namun hasil tes baru bisa diketahui 5-7 hari ke depan.

“Kita mengirimkannya ke lab Kementerian Kesehatan di Jakarta, banyaknya antrian yang membuat hasil tesnya jadi lama. Kalau dikirim ke Pangkalpinang memang lebih cepat, tapi tidak ada pesawat yang bisa membawanya ke sana,” jelas Hotma.

Setelah diisolasi selama satu malam, saat ini ke empat warga tersebut sudah dipulangkan dan harus melakukan isolasi mandiri. Tim survaliance dan Pemerintah Desa Lalang terus melakukan pengawasan terhadap isolasi.

“Hasil pemeriksaan mereka tidak ditemukan gejala-gejala khas COVID. Mereka melakukan isolasi mandiri namun tetap kita lakukan pemantauan, desa juga sudah dihubungi untuk terus memantau agar mereka tidak keluar dari isolasi,” ujar Hotma.

Reporter: rel/@2!
Edittor: sue