Saksi Ahli Linguistik Forensik Prof. Andika Sebut Kasus Syarifah Amelia “Salah Alamat”

by -
Saksi Ahli Linguistik Forensik Prof. Andika Sebut Kasus Amel “Salah Alamat” (2)
Saksi ahli linguistik forensik Prof. Dr. Andika Duta Bachari, S.Pd, M.Hum (Tengah).

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Terkait sidang kasus dugaan pelanggaran dengan terdakwa Syarifah Amelia (Amel), salah seorang saksi ahli Linguistik Forensik yang dihadirkan pihak tergugat Prof. Dr. Andika Duta Bachari, S.Pd, M.Hum menyebutkan kasus ini salah alamat.

Prof. Andika melihat ada kekeliruan dalam menilai barang bukti yang menjadikan dakwaan untuk Syarifah Amelia.

“Menurut saya, ini ada thinking fallacy (kesesatan berpikir) dari ahli yang dihadirkan JPU dalam menilai barang bukti,” ungkapnya.

Dijelaskan Prof. Andika, saksi ahli tersebut mengatakan ada fitnah terhadap penyelenggara Pemilu, namun dalam rekaman video Amel itu tidak ada satupun objek yang disebutkan.

“Sementara fitnah itu harus ada objek yang ditujukan. Jadi jika Amel dituduh fitnah, siapa objek yang difitnah dalam kalimat itu. Yang dibangun Amel kepada audiensi itu justru harapan agar Paslon yang didukungnya itu menang dengan catatan Pilkadanya itu bersih,” terangnya.

“Jadi yang saya lihat saat ini menjadi delik pidana, sepertinya ada yang bawa perasaan (Baper). Jangan – jangan ini memang hanya baper. Jangan sampai terdakwa ini dihukum karena perbuatannya tapi dari pendapat orang lain, ini yang bahaya,” tegasnya.

Dalam perjalanannya menjadi saksi ahli bidang linguistik forensik, Prof Andika sudah menangani sedikitnya 200 perkara. Secara legalitas, dijelaskannya pemanggilan ahli bukan dari pribadi. ” Saya aja datang ke Belitung mendapatkan surat tugas dari lembaga atau tempat saya bekerja,” tukasnya.