Refleksi dan Autokritik Sajak Pertemuan Mahasiswa di Momentum HJKT ke-183

by -
Refleksi dan Autokritik Sajak Pertemuan Mahasiswa di Momentum HJKT ke-183
Ketua Dewan Kesenian Belitung, Iqbal H. Saputra.

Oleh: Iqbal H. Saputra*

JABEJAE.co – Hari Jadi Kota Tanjungpandan (HJKT) ke-183 harus jadi waktu yang tepat untuk merefleksikan diri kita sebagai bagian dari kota ini.

Aku teringat puisi Rendra berjudul “Sajak Pertemuan Mahasiswa”, yang kutipannya perlu kusampaikan sebagai refleksi dan autokritik kita yang harusnya sudah kian dewasa di usia Tanjungpandan ini.
. . . .
“Ya ! Ada yang jaya, ada yang terhina
Ada yang bersenjata, ada yang terluka.
Ada yang duduk, ada yang diduduki.
Ada yang berlimpah, ada yang terkuras.
Dan kita di sini bertanya :
“Maksud baik saudara untuk siapa?
Saudara berdiri di pihak yang mana ?”
. . . .
Mari mempertanyakan maksud diri kita, untuk menyongsong masa depan Tanjungpandan khususnya, dan Belitong yang Bertuah pada umumnya.

Atau, kita hanya khawatir tentang masa depan yang sudah tidak lagi seperti masa jaya kita di waktu-waktu yang lalu.

*/) Ketua Dewan Kesenian Belitung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *