Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Kafe Dukong, Tersangka Tusuk Membabi Buta

oleh -
Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Kafe Dukong, Tersangka Tusuk Membabi Buta
Beberapa adegan rekonstruksi kasus pembunuhan di Kafe Suka Hati, Desa Dukong, Kamis (21/7/2022). Foto: Istimewa/ Polres Belitung.

Reporter: mdx | Editor: sue

BELITUNG, JABEJABE, co – Pada adegan ke 14,15,16 tersangka Dahiri (35) mengeluarkan pisau dan langsung menusuk ke bagian perut korban hingga mengeluarkan usus.

Kemudian tersangka, membolak balikan badan korban dengan cara menusuk membabi buta berkali-kali hingga korban tewas di tempat kejadian.

Demikian gambaran Reka ulang kasus pembunuhan terhadap pemandu lagu berinisial F (21) alias Dea yang digelar Polres Belitung bertempat di Rumah makan dan Kafe Suka Hati di Jalan Pilang Desa Dukong Tanjugpandan Kabupaten Belitung, Kamis (21/7/2022).

Rekontruksi oleh tersangka pembunuhan yang merupakan warga Air Saga itu menghadirkan saksi-saksi rekan kerja korban.

Kasat Reskrim Polres Belitung, Iptu Edi Purwanto mengatakan sebanyak 21 adegan diperagakan tersangka dalam rekontruksi ini.

“Rekonstruksi ini dilakukan guna mencocokan keterangan atau kepastian setiap adegan pelaku saat menghabisi korban,” kata Iptu Edi.

Setelah rekonstruksi, Iptu Edi menilai terdapat unsur pembunuhan berencana yang dilakukan oleh tersangka.

Sementara itu Ketua Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum Belitung, Heriyanto mengatakan, rekontruksi ini dilakukan untuk tranparasi dalam suatu penanganan perkara pidana. Sehingga bisa terang terhadap pengungkapan perkara ini.

Ia juga mengatakan dalam rekonstruksi tidak ditemukan fakta fakta baru. “Jadi semua sudah sesuai berdasarkan berita acara pemeriksaan,” terangnya.

Di sisi lain, saat ini korban sudah dimakamkan di pemakaman umum di Jalan Murai Desa Aik Raya, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung. Adapun keputusan dilakukannya pemakaman wanita asal Garut ini di Belitung merupakan permintaan keluarga.*

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news dari jabejabe.co. Yuk gabung di Grup Telegram Jabejabe.co News Update, caranya klik link Jabejabe.co News Update kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Baca Juga:  20 Nama Diganti, 16 Baru, 181 KK Aik Ketekok Terima Bansos Sembako

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.