Rebutan Wanita, Pria Asal Kelapa Kampit Dipukul Kepalanya Hingga Memar

oleh -
Rebutan Wanita, Pria Asal Kelapa Kampit Dipukul Kepalanya Hingga Memar (1)
Pelaku ES. Foto: Doc. Humas Polsek Gantung.

GANTUNG, JABEJABE.co – Gara-gara memiliki ketertarikan yang sama pada satu wanita (Perebutan wanita), pria asal Kelapa Kampit dengan berinisial IA (25) mendapat penganiayaan yakni berupa pukulan di kepala hingga memar saat berada di Kontrakannya di daerah Kampung FIFI Desa Lenggang, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Adapun pelaku dengan inisial ES (31) yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian merupakan warga Desa Jangkar Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur.

“Jadi motifnya, pelaku dan korban sama-sama memiliki ketertarikan kepada saksi (Wanita yang diperebutkan, Red),” ujar Kapolsek Gantung Iptu Wawan Suryadiata, S.I.K., seizin Kapolres Beltim AKBP Jojo Sutarjo, S.I.K., M.H., Jumat (22/1/2021).

Lebih lanjut dijelaskan Iptu Wawan, kronologis tindak pidana penganiayaan ini berawal pada hari Jumat (22/1/2021) dini hari, yakni sekira pukul 00.30 WIB.

“Saat berada di dalam kontrakan di daerah Kampung FIFI Desa Lenggang Kecamatan Gantung, korban IA didatangi pelaku (ES) yang tiba-tiba memukulnya berkali kali ke arah kepala dan setelah itu pelaku pergi meninggalkan korban. Dan menurut pengakuan korban IA, dirinya sama sekali tidak mengenal pelaku,” ungkap Iptu Wawan.

Atas kejadian penganiayaan ini, lanjut Iptu Wawan, pelapor mengalami luka memar di bagian kening sebelah kiri, luka pada bagian bibir sebelah kiri, dan kemudian korban pun melaporkan ke Polsek Gantung untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Setelah mendapatkan laporan dari korban, Anggota Piket Polsek Gantung langsung mendatangi dan mengamankan TKP dan memeriksa saksi-saksi.

“Setelah pemeriksaan saksi, diketahuilah identitas pelaku, dan kemudian pelaku dicari oleh petugas. Tidak lama setelahnya pelaku menyerahkan diri ke Mako Polsek Gantung,” ujar Iptu Wawan. (*/)

Editor: Sue

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *