Pulang dari Bangladesh, Warga Asli Belitung Positif Covid-19

oleh -
Pulang dari Bangladesh, Warga Asli Belitung Positif Covid-19 - 1
Direktur RSUD dr. H. Marsidi Judono, dr. Hendra

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Dua dari tiga orang pasien positif Covid-19 di Kabupaten Belitung diduga pernah dari luar negeri.

Dua pasien asli Belitung tersebut yakni 0921 berinisial DA (laki-laki) positif mengidap Covid-19 merupakan warga Kelurahan Pangkalalang dan pasien 0923 berinisial DP (laki-laki) juga positif covid-19 adalah warga Kelurahan Pangkallalang. Keduanya pernah dari Bangladesh pada 11 Mei 2020 dan di Jakarta pada 16 Mei 2020.

Hal tersebut diketahui berdasarkan riwayat perjalanan dari ketiga pasien positif Covid-19 yang diumumkan oleh Direktur RSUD Marsidi Judono, dr. Hendra dalam press release, Jumat (22/5/2020).

Sebagaimana tertulis pada pemberitaan sebelumnya, belum 24 jam menginjak “zona hijau”, Kabupaten Belitung kembali mendapat kabar mengejutkan. Kabar tersebut ialah bertambahnya 3 (tiga) orang pasien positif Covid-19.

Hal tersebut dikatakan Direktur RSUD dr. H. Marsidi Judono, dr. Hendra dalam sebuah press release yang diterima jabejabe.co, Jumat (22/5/2020).

Dalam press release tersebut, dr. Hendra menyampaikan bawasannya tadi sore tepatnya pukul 16.00 WIB, pihaknya, yakni Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kabupaten Belitung baru saja mengumumkan kabar yang menggembirakan dengan kesembuhan pasein kelima yakni pasien 750.

Namun, kabar gembira itu ternyata hanya berselang 15 menit dari pengumuman GTPPC Pusat. Pukul 16.15 WIB setelah melakukan pemeriksaan selama 2 jam, Laboratorium Biomedis Real Time PCR dengan alat TCM yang dimiliki oleh RSUD dr. H. Marsidi Judono Kabupaten Belitung yang mulai dioperasionalkan hari ini, Jumat (22/5/2020), telah mengeluarkan hasil uji PCR terhadap 8 (delapan) spesimen swab tenggorokan milik 4 (empat)orang pasien ODP yang 3 (tiga) diantaranya dinyatakan positif Covid-19.

“Pasien 0921 berinisial DA (laki-laki) positif warga Kelurahan Pangkalalang, pasien 0923 berinisial DP (laki-laki) positif warga Kelurahan Pangkallalang. Kemudian pasien 0930 berinisial AM (perempuan) negatif warga Kelurahan Paal Satu, pasien berinisial Mor (laki-laki) positif warga Jalan Kamboja Kelurahan Paal Satu,” kata dr. Hendra.

Dengan hasil di atas maka GTPPC Kabupaten Belitung RSUD dr. H. Marsidi Judono kembali menangani 3 (tiga) pasien positif Covid-19 yaitu pasien 921 pasien ke-6, pasien 923 pasien ke-7 dan 931 pasien ke-8 di Pulau Belitung.

Baca Juga:  Buka Bazar Pemuda, Sanem: Belajarlah Wirausaha Jangan Lagi Berpikir Tentang Tambang

“Saat ini ketiga pasien Covid-19 positif tersebut sudah diisolasi di RSUD dr. H. Marsidi Judono untuk menjalani perawatan sampai sembuh. Kondisi ketiga pasien tersebut dalam kondisi sehat tanpa menunjukkan gejala klinis terkait covid-19,” jelasnya.

Untuk itu pula, dr.Hendra berharap kepada seluruh masyarakat yang merasa pernah kontak erat, pernah berada dalam satu ruangan, pernah berada dalam satu mode transportasi terhadap ketiga pasien Covid-19 tersebut harap segera melaporkan dan memeriksakan diri di posko Covid-19 Dinas Kesehatan terdekat atau pusat deteksi Covid-19 RSUD dr. H.Marsidi Judono Kabupaten Belitung untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan sesuai protap yang berlaku untuk mencegah penyabaran kasus lebih luas.

“Kami GTPPC Kabupaten Belitung mengimbau kepada seluruh warga Belitung dan sekitarnya untuk kembali mematuhi imbauan pemerintah dalam pencagahan dan penanganan penyebaran Covid-19 dengan senantiasa melakukan pola hidup bersih dan sehat, cuci tangan, memakai masker, tidak berkumpul ditempat keramaian, selalu menjaga jarak (phisical distancing),” harapnya.

Terlebih, karena sebentar lagi umat muslim akan merayakan Idul Fitri 1441 H tetap bersilaturahmi dengan tidak melakukan kontak erat dan selalu menjaga jarak.

“Kami juga mengimbau tidak berpergian di tempat keramaian maupun tempat-tempat wisata yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa,” tukasnya.

Agar diketahui, TCM adalah test cepat molekular metode real time PCR dengan sampel pemeriksaan swab naso dan oropahring pasien. Alat ini sama persis dengan metode dan prinsip pemeriksaan dengan alat yang dimiliki Puslitbangkes Biomedis Jakarta, yaitu real time PCR yang sampelnya dari swab tenggorokan.

Reporter: Faizal
Editor: sue

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news dari jabejabe.co. Yuk gabung di Grup Telegram Jabejabe.co News Update, caranya klik link Jabejabe.co News Update kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *