Press Release dan Press Conference, Samakah?

by -
Press Release dan Press Conference, Samakah - A1

Oleh: Fauzi Akbar*

BEBERAPA waktu belakangan ini penulis sempat terusik setelah membaca berita baik di media cetak atau daring tentang kegiatan ‘Press Release’ dari instansi negara yang seharusnya menurut penulis merupakan kegiatan Press Conference.

Yang mana, isi dalam kegiatan menjelaskan tentang capaian yang terhadap kinerja keberhasilan instansi dan mengundang wartawan untuk memberitakan keberhasilan instansi tersebut serta menggelar sesi tanya jawab dengan wartawan.

Kata ‘Press Relase” sendiri dipakai dalam judul latar belakang (backdrop) nama kegiatan tersebut. Beberapa rekan wartawan pun ikut menuliskan nama kegiatan itu dengan “Kegiatan Press Relase” dalam berita mereka, meski wartawan/editor media lainnya banyak juga yang sudah paham dengan perbedaan dua istilah itu dengan tetap menggunakan istilah Press Conference.

Karena penasaran, penulis pun langsung membuka kembali buku-buku mata kuliah seputar kehumasan dan menjelajahi internet untuk mencari tahu definisi terbaru. Siapa tahu saja sudah ada perubahan istilah, antara Press Release dan Press Conference.

Press release atau disebut juga Siaran Pers merupakan media yang banyak digunakan dalam kegiatan kehumasan karena menyebarkan berita. Istilah press release mempunyai pengertian yang luas, tidak hanya berkenaan dengan media cetak, seperti surat kabar dan majalah, tetapi juga media elektronik, seperti radio dan televisi.

Di negara lain istilah press release itu kadang-kadang disebut news release, suatu istilah yang maknanya menyangkut keseluruhan media massa, jadi tidak hanya media cetak saja. (Effendy, Onong U. 1999).

Soemirat & Ardianto dalam bukunya “Dasar–Dasar Public Relations” menjelaskan pengertian Press Release adalah informasi dalam bentuk berita yang dibuat oleh Public Relations (Humas) suatu organisasi/perusahaan yang disampaikan kepada pengelola pers/redaksi media massa (tv, radio, surat kabar, majalah) untuk dipublikasikan dalam media massa tersebut (2002).

Kriyantono dalam bukunya “Public Relations Writing Teknik Produksi Media Public Relations dan Publisitas Korporat”, menyatakan definisi press release adalah suatu berita atau informasi yang disusun oleh sebuah organisasi yang menggambarkan kegiatannya (a piece of news written by the organizations whose activities it describes).

Press release juga adalah pseudo news story yaitu mengandung arti peristiwa yang diberitakan, yang berupaya meyakinkan editor atau reporter akan adanya nilai berita dari seseorang, peristiwa, barang atau jasa yang diinformasikan.

Press release secara sederhana merupakan pernyataan yang sudah dirancang sebelumnya untuk didistribusikan di media massa. Tujuannya adalah untuk memberikan informasi yang berguna, akurat, dan menarik kepada media massa. Jadi pada dasarnya press release merupakan berita tentang perusahaan (individu, kegiatan, pelayanan atau produk). Berita tersebut dikirimkan atau disiarkan ke media (pers), sehingga disebut juga siaran pers atau news release (2012).

Sementara itu untuk definisi Press Conference dalam buku yang sama Soemirat & Ardianto menyatakan Press Conference atau konferensi pers, temu pers atau jumpa pers yaitu diberikan secara stimulant atau berbarengan dengan seorang pejabat, pemerintah atau swasta kepada sekelompok wartawan. Syarat utama dalam sebuah konferensi pers adalah berita yang disampaikan kepada wartawan sangat penting.

Dalam Wikipedia (https://id.wikipedia.org/wiki/Konferensi_pers) juga disebutkan defisi Press Conference adalah acara khusus yang dibuat sebagai sarana untuk mengumumkan, menjelaskan, mempertahankan atau mempromosikan kebijaksanaan dengan maksud untuk mengukuhkan pengertian dan penerimaan publik pada pihak pemrakarsa acara.

Dari beberapa definsi yang disebutkan di atas, penulis mengambil kesimpulan bahwa Press Release merupakan produk kehumasan berupa berita atau karya tulis yang dikirimkan oleh humas instansi/ perusahaan/ organisasi yang isinya berupa informasi menarik dan penting seputar instansi untuk meningkatkan citra dan menjaga hubungan dengan media.

Sedangkan pengertian Press Conference lebih kepada kegiatan atau acara dengan mengundang pewarta untuk memberikan penjelasan terkait peristiwa, counter issu, atau hal-hal lainnya yang dirasa perlu diketahui publik.

Singkatnya, Press Release dan Press Conference merupakan dua hal yang berbeda. Press Release lebih kepada berita atau karya tulis ataupun di era saat ini video yang dibuat humas. Sedangkan Press Conference, lebih kepada kegiatan atau acara, namun yang menulis berita adalah wartawan yang diundang, bukan humas.

Dalam press conference humas hanya sekedar menyiapkan acara atau bisa juga dengan memberikan press release seputar data/informasi untuk acuan kegiatan press conference.

Persamaannya, sama-sama bertujuan untuk memberikan informasi menarik serta penting. Press release dan press conference juga meningkatkan hubungan baik dengan media massa.

Meski bagi sebagian orang, kekeliruan penggunaan itu dapat dimaklumi. Namun kurang elok rasanya, bila judul kegiatan acara yang seharusnya merupakan ‘Press Conference’ ditulis Press Release. Selain mengusik teori kehumasan juga dapat menyebabkan salah persepsi di khalayak ramai.

Dari pantauan penulis, beberapa instansi setingkat banyak yang sudah menggunakan press conference. Walaupun dulunya di instansi yang sama sempat menggunakan istilah Press Release untuk kegiatan yang mereka laksanakan. Patut diduga, perintah untuk pembuatan kegiatan ‘Press Release’ atau pun kembali ke ‘Press Conference’ berasal dari instansi pusat.

Syukurlah saat ini kekeliruan penggunaan istilah ini sebenarnya mayoritas sudah diperbaiki. Hanya saja masih ada humas instansi yang belum menyadari kesalahan penulisan pada latar belakang. Atau jangan-jangan mereka hanya lupa untuk mengganti back drop.

*/). Pranata Humas di Dinas Komunikasi & Informatika Kabupaten Belitung Timur