Posting Status Yang diduga Teridentifikasi Penumpang Gelap, Pemkab Belitung Pindahkan Netizen Ini ke Tempat Yang ditentukan

oleh -
Posting Status Yang diduga Teridentifikasi Penumpang Gelap, Pemkab Belitung Pindahkan Netizen Ini ke Tempat Yang ditentukan (1)
Tim gabungan dari Kabupaten Belitung saat mendatangi netizen yang diduga teridentifikasi sebagai penumpang gelap yang memasuki kabupaten Belitung. Foto: Istimewa.

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Seorang netizen dengan akun facebook Ririnn Ririn menuliskan satu kalimat pada berandanya. Tulisan tersebut berbunyi “7 jam dilautan akhirnya sampai juga dari pangkal pinang ke belitung barat tanpa ada kendala.”

Tulisan yang dibuat akun tersebut tak pelak mendapat respon dari netizen yang kemudian memberitahukan informasi lengkap kepada pihak terkait di Kabupaten Belitung seputar dugaan “penumpang gelap” yang dimaksud.

Sebagaimana diketahui, saat ini Kabupaten Belitung dan Belitung Timur melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di wilayah masing-masing sedang bersiaga dalam mengantisipasi pendatang yang masuk ke Pulau Belitong.

Langkah-langkah yang diambil dua kabupaten di Negeri Laskar Pelangi ini tidak lain dalam upaya pencegahan dan memutus rantai penyebaran virus corona di Pulau Belitong.

Menindaklanjuti hal ini, Wakil Bupati Belitung, Isyak Meirobie, dalam postingannya di group FKMB menyebutkan, zona hijau Belitong adalah segalanya. Penumpang gelap kapal yang tiba di Belitung telah ditemukan dan sedang dalam proses “dipindahkan” ke tempat yang ditentukan, Rabu (6/5/2020).

Dikatakan Isyak, hal yang menjadi kekuatiran adalah penumpang gelap via dermaga nelayan/ikan dengan memanfaatkan kapal ikan/nelayan. Pihaknya pun selalu mengingatkan agar kawan-kawan nelayan jangan mau diimingi apapun.

“Kita sudah belajar, hari ini dua kasus berturut turut. Dan semuanya berhasil kita cegat. Namun, energi habis untuk hal demikian,” ujar Isyak saat dikonfirmasi jabejabe.co via whatsapp.

Ia pun mengatakan, saat ini Belitung sudah selangkah menuju Belitung NOL positif. Oleh karenanya, jangan dirusak di ujung perjuangan dengan nafsu masuk Belitung secara tidak bertanggungjawab.

“Langkah tegas kita ambil, atas instruksi pak Bupati kepada saya, kita eksekusi bersama POLRI dan TNI, POL PP, BNPB dan relawan KSB,” ujarnya.

Bahkan berdasarkan Perintah Bupati, kata Isyak, kapal yang terbukti mengangkut penumpang gelap, maka selama 14 hari dilarang melaut.

“Berkat dukungan penuh Polres Belitung dan Kodim, hari ini kita berhasil mengamankan penumpang gelap di dua kapal nelayan/ikan tersebut,” tandasnya. (jb02)

Editor: sue

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *