Positif COVID, Paslon Terancam Gagal Ikut Pilkada

oleh -
Positif COVID, Paslon Terancam Gagal Ikut Pilkada (2)
KPU Beltim saat menggelar kegiatan sosialisasi di Cafe Vega, Manggar, Minggu (9/8/2020). Foto: Ist.

MANGGAR, JABEJABE.co – KPU Belitung Timur menghimbau agar pasangan calon kontestan dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Belitung Timur lebih berhati-hati dalam melakukan setiap interaksi, terutama yang melibatkan orang banyak. Mengingat jika salah seorang atau pasangan calon dinyatakan positif COVID 19 maka pasangan tersebut terancam gagal ikut Pilkada.

Kepala Divisi Teknis KPU Beltim Restu Yuliwardi mengatakan dalam tahapan pencalonan, setiap pasangan calon (paslon) wajib mengikuti tes kesehatan. Namun sebelum tes kesehatan dilaksanakan, paslon harus terlebih dulu dinyatakan bebas COVID 19.

“Kekhawatiran kita jika paslon tersebut tidak lolos tes COVID, maka pihak rumah sakit akan menolak untuk melakukan medical check up. Dan hal ini akan berimplikasi berat, mengingat waktu pelaksanaan tes kesehatan sangat pendek,” kata Restu seusai Sosialialisasi Tahapan Pencalonan Bupati dan Wakil Bupati Beltim tahun 2020 di Rumah Makan Vega Manggar, Sabtu (8/8/20).

Lebih lanjut Restu menyatakan tahapan tes kesehatan hanya akan berlangsung 5 hari, yakni dari 7 September hingga 11 September 2020. Sedangkan jika paslon yang dinyatakan positif COVID 19 harus diisolasi minimal 10 hingga 14 hari.

“Potensi yang bersangkutan untuk tidak dapat mengikuti tahapan pemeriksaan kesehatan tinggi. Gagalnya bukan karena aturan KPU, tapi akibat protap kesehatan,” jelas Restu.

Belum diaturnya kondisi tersebut dalam Peraturan KPU (PKPU) membuat riskannya potensi paslon yang sudah mendaftarkan diri. Untuk itu KPU Beltim menghimbau agar pasangan calon lebih berhati-hati dalam melakukan interaksi sosial dengan masyarakat, sebab di masa pandemi COVID 19 ini potensi tertular COVID 19 cukup tinggi.

“Kita ingatkan langsung ke kandidat untuk interaksi sosial ke masyarakat, tolong dijaga. Soalnya saat ini mereka sudah mulai melakukan komunikasi turun langsung ke masyarakat, soalnya pendaftaran tinggal sebentar lagi,” ujar Restu. (@2!)

Baca Juga:  Impor 5 Juta Masker, Gojek Minimalisir Penyebaran Covid-19

Editor: sue

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *