Polres Beltim Bekuk Pencuri Mesin Robin di Aik Nekik Gantung

by -
Polres Beltim Bekuk Pencuri Mesin Robin di Aik Nekik Gantung (1)
Tim Opsnal Sat Reskrim Polres dan Unit Reskrim Polsek Gantung saat mengamankan pelaku pencurian, Rabu (13/5/2020). Foto: Istimewa.

GANTUNG, JABEJABE.co – Kepolisian Resor Belitung Timur kembali membekuk seorang pelaku tindak pidana pencurian. Kali ini tindak pidana pencurian terjadi di Lokasi Aik Nekik, Dusun Gunung, RT 11, Desa Jangkar Asam, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur, Selasa (12/5/2020).

Tersangka bernama Syahroni alias Koko (30), yang ditangkap dalam Operasi Pekat Menumbing 2020 ini merupakan warga Lintang Kecamatan Simpang Renggiang Kabupaten Belitung Timur.

Pria yang sehari-hari berprofesi sebagai buruh harian tersebut diketahui mencuri 1 (satu) set mesin Robin merk Yasuka, 2 (dua) tutup mesin, dan 1 (satu) buah piston.

Kabag Ops Polres Beltim, AKP Erwan Yudha Perkasa, seizin Kapolres Beltim, AKBP Jojo Sutarjo, mengungkapkan, Pada hari Rabu (13/5/2020) yaitu sekira pukul 15.00 WIB, anggota Polsek Gantung mendapatkan informasi terkait adanya tindak pidana Pencurian mesin robin di Desa Jangkar Asam Kecamatan Gantung.

Setelah itu, ujar AKP Erwan, Unit Reskrim Polsek Gantung meneruskan informasi tersebut kepada Tim Opsnal Sat Reskrim Polres, kemudian tim opsnal bersama-sama dengan unit Reskrim Polsek Gantung mendatangi TKP dan melakukan olah TKP serta melakukan introgasi kepada saksi-saksi.

“Dari hasil penyelidikan di lapangan, maka didapatkan ciri – ciri pelaku yang dicurigai. Setelah itu tim melakukan pencarian terhadap orang yang diduga sebagai pelaku tindak pidana tersebut dan akhirnya sekira pukul 18.30 WIB, Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Beltim dan Unit Reskrim Polsek Gantung berhasil mengamankan pelaku di Desa Jangkar Asam, Gantung,” urai Kabag Ops.

Lebih lanjut dikatakan AKP Erwan, Saat ini jajaran Polres Beltim Saat ini pelaku beserta barang bukti sudah diamankan jajaran Polres Belitim. Lebih lanjut Polres Beltim measih melakukan rencana tindak lanjut terhadap perkara ini seperti melengkapi amdinistrasi, BAP tersangka dan saksi, serta melakukan gelar perkara.

Adapun terkait tindak pidana pencurian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 362 KUHPidana, pelaku diancam karena pencurian dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana denda paling banyak Sembilan ratus rupiah. (jb2)

Editor: sue