Lagi-lagi, Sat Reskrim Polres Belitung Amankan Pelaku Rental Gadaikan Mobil

by -
Lagi-lagi, Sat Reskrim Polres Belitung Amankan Pelaku Rental Gadaikan Mobil
Tersangka (Tengah) saat konferensi pers yang digelar Polres Belitung. Foto: Istimewa/ Polres Belitung.

BELITUNG, JABEJABE.co – Untuk kesekian kalinya, jajaran Sat Reskrim Polres Belitung mengamankan RC (35), tersangka dugaan tindak pidana penipuan penggelapan mobil sewaan yang digadaikan.

Pengamanan terhadap tersangka merupakan pengembangan dari laporan pengaduan dari pelapor yang dalam hal ini adalah korban atas nama Isti (28) dengan nomor LP/ B/ 80/ X/ 2021/ SPKT/ POLRES BELITUNG/ Polda KEP. BABEL, Senin (12/10/2021).

Tersangka dijemput Anggota Sat Reskrim Polres Belitung di rumah mertuanya di Desa Pilang Kecamatan Tanjungpandan Kabupaten Belitung. Dan kini, tersangka RC sudah diamankan di Mapolres Belitung untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polres Belitung Iptu Edi Purwanto menjelaskan, kronologi dugaan tindak pidana penipuan berawal pada hari Minggu (14/4/2021) sekira pukul 13.00 WIB.

“Saat itu RC menghubungi korban melalui telpon menjelaskan kepada korban bahwa temannya, yaitu Rendi mau menggadaikan mobil Toyota Avanza dengan Nomor Polisi BN 1211 WY sebesar Rp 15 juta dan akan dibayar dengan tempo paling cepat dua minggu,” ujar Iptu Edi.

Setelah itu, lanjut Iptu Edi, korban sempat menanyakan kepada RC, apakah dia bisa ketemu dengan Rendi terlebih dahulu, namun dijawab RC, “Nggak bisa dikarenakan Rendi sedang berada di Lokasi tambang timah,” ujarnya menerangkan jawaban pelaku.

Dan korban pun menjawab, “Okelah.”

Tidak lama kemudian RC datang ke rumah korban dengan membawa mobil tersebut beserta STNK.

“Korban lalu mengecek mobil tersebut, dan dikarenakan semua sudah sesuai, korban langsung memberikan uang sebesar Rp 15 juta kepada RC dan dibuatkan kwitansi tanda terima,” jelasnya.

Kemudian Rabu, (20/4/2021) sekira pukul 12.30 WIB, RC kembali menghubungi korban dan mengabarkan bahwa Rendi mau minta tambah Rp 5 juta, yang mana uang tersebut menurut RC akan digunakan Rendi untuk membeli mesin yang nantinya dipakai menambang timah.

Demi meyakinkan korban, RC pun mengirimkan bukti percakapan melalui WhatsApp antara dirinya dengan Rendi dan untuk pembayaran akan dilakukan secepatnya.

“Lalu korban langsung menyuruh RC untuk mengambil uang sebesar Rp 5 juta tersebut di rumah korban. Selanjutnya sekira pukul 14.00 WIB, RC datang ke rumah korban untuk mengambil uang tersebut dan ditambahkan di kwitansi lama, lalu diparaf oleh RC,” terang Iptu Edi.

Kemudian pada hari Minggu (25/4/2021) sekira pukul 14.00 WIB korban kembali menanyakan perihal mobil yang digadaikan RC sebesar Rp 20 juta. Akan tetapi setelah ditanyai korban, RC baru mengakui bahwa sebenarnya mobil tersebut ia rental dari Rendi dan karena saat itu sedang membutuhkan, maka mobil pun digadaikannya.

“Karena korban takut mobil tersebut akan jadi masalah di kemudian hari, keesakan harinya Senin (26/10/2021) sekira pukul 21.00 WIB, korban bersama Carwan mengajak RC bertemu di Warkop Kong Djie Air Merbau untuk mengembalikan mobil tersebut kepada RC bersama ibu RC, agar RC mengembalikan mobil Avanza tersebut kepada pemiliknya yaitu Rendi,” jelas Iptu Edi.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp 20 juta. Adapun barang bukti yang saat ini diamankan diantaranya satu lembar kwitansi dengan jaminan satu unit mobil Toyota Avanza dengan nopol BN 1211 WY Sebesar Rp 20 juta.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *